Universitas Bengkulu (Unib) kembali menorehkan momen bersejarah melalui pelaksanaan Wisuda Periode ke-113 yang digelar pada Sabtu (25/4/2026) di Gedung Serba Guna (GSG) Unib. Sebanyak 831 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan—mulai dari Diploma (D3), Profesi, Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3)—resmi dikukuhkan. Prosesi ini juga disiarkan live streaming melalui kanal YouTube Unib TV, memungkinkan keluarga dan masyarakat luas turut menyaksikan kebahagiaan tersebut.



Rektor dan Ketua beserta Anggota Senat serta Asisten I Pemprov Bengkulu memasuki lokasi wisuda Unib.(hms1)
Wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si, dan menjadi wisuda kedua yang ia pimpin sejak dilantik pada Oktober 2025. Turut hadir Ketua Senat Unib Prof. Dr. Herawan Sauni, SH, MS, para Wakil Rektor, anggota senat, serta ribuan orang tua dan keluarga wisudawan yang memadati GSG Unib.
Dari unsur eksternal, tampak hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang diwakili Asisten I Drs. Khairil Anwar, pimpinan bank mitra, serta pimpinan perguruan tinggi di Kota Bengkulu.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, ditandai dengan pemindahan kuncir toga oleh Rektor dari kiri ke kanan sebagai simbol resmi kelulusan. Momen ini dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari para dekan serta penyerahan ijazah kepada wisudawan sesuai fakultas masing-masing.



Para wisudawan Unib dari delapan fakultas, jejang Vokasi/Diploma, Sarjana hingga program Doktor.(foto:hms1)
Sebaran Lulusan dan Capaian Akademik
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Kamaludin, SE, MM, dalam laporannya menyampaikan rincian jumlah wisudawan berdasarkan fakultas. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meluluskan 218 wisudawan, diikuti Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 97 wisudawan, Fakultas Pertanian (FP) 102 wisudawan, dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) sebanyak 44 wisudawan.
Selanjutnya, Fakultas Hukum (FH) meluluskan 117 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 115 wisudawan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 61 wisudawan, serta Fakultas Teknik (FT) sebanyak 77 wisudawan.



Wakil Rektor I Unib Prof. Kamaludin menyampaikan tentang jumlah dan perkembangan wisudawan.(hms1)
Jika ditinjau dari jenjang pendidikan, terdapat 16 lulusan Diploma, 614 lulusan Sarjana, 17 lulusan Profesi, 162 lulusan Magister, dan 22 lulusan Doktor. Dengan demikian, hingga Wisuda ke-113 ini, total alumni Unib telah mencapai 82.985 orang.
“Atas nama pimpinan universitas, kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga dalam meraih masa depan dan membanggakan almamater,” ujar Prof. Kamaludin.
Wisudawan Berprestasi dan Inspiratif
Pada kesempatan ini, Unib juga memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik di setiap jenjang. Predikat lulusan terbaik jenjang S3 diraih Dr. Isnaeni Machrawinayu dengan IPK sempurna 4,00. Untuk jenjang Magister, penghargaan diberikan kepada Sovia Lorenza, M.Pd dengan IPK 4,00.



Unib memberikan penghargaan kepada para wisudawan berprestasi, menginspirasi dan termuda.(foto:hms1)
Di jenjang Profesi, predikat terbaik diraih dr. Putri Syifa Nabilah (IPK 3,74). Sementara itu, lulusan terbaik Sarjana diraih Seandyta Divia Utami Putri, S.Pd (IPK 3,93), dan untuk jenjang Diploma diraih Anna Maria Simamora, A.Md.Ak (IPK 3,56).
Wisudawan termuda pada periode ini adalah Chintya Bella, S.H dari Program Studi Ilmu Hukum, yang berusia 20 tahun 3 bulan 24 hari saat wisuda.
Penghargaan Wisudawan Menginspirasi diberikan kepada Shafira Zahwa Anantha, S.Ak yang dikenal aktif dalam berbagai ajang nasional dan internasional, termasuk program IISMA di Universiti Malaya tahun 2024. Sementara itu, penghargaan Wisudawan Aktivis Berprestasi diraih Dimas Heriyadi, S.H yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan berprestasi di berbagai kompetisi debat nasional.



Rektor Unib saat memberikan piagam kepada para wisudawan yang meraih penghargaan.(foto:hms1)
Sambut Dosen Pascatugas Belajar
Selain mengukuhkan para lulusan, Rektor Unib juga menyambut kepulangan sejumlah dosen yang telah menyelesaikan tugas belajar di dalam dan luar negeri. Mereka antara lain Dr. Rafhi Febryan Putera (Universitas Negeri Yogyakarta), Dr. Welly Herman (Institut Pertanian Bogor), Person Pesona Renta, Ph.D (National Cheng Kung University, Taiwan), Dr. Evan Vria Andesmora (IPB), dan Dr. Fachri Faisal (Universitas Brawijaya).
Kehadiran para dosen ini diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik dan riset di lingkungan Universitas Bengkulu.



Rektor Unib menyambut kepulangan para dosen yang telah menyelesaikan tugas belajar.(foto:hms1)
Pesan Rektor: Wisuda adalah Awal
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru bagi para lulusan. Ia mengingatkan bahwa tantangan di dunia nyata menuntut tidak hanya kecerdasan, tetapi juga integritas dan daya juang.
“Jangan pernah takut menghadapi masa depan. Teruslah belajar, berjuang, dan jadilah pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat. Jagalah nama baik keluarga, daerah, dan almamater Universitas Bengkulu,” pesan Prof. Indra.



Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata menyampaikan sambutan dan ucapan selamat pada para wisudawan.(hms1)
Ijazah Bilingual, Langkah Menuju Internasionalisasi
Wisuda ke-113 ini menjadi semakin istimewa karena untuk pertama kalinya Unib menerbitkan ijazah dan transkrip akademik dalam format bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris). Kebijakan ini bertepatan dengan Dies Natalis ke-44 Unib dan menjadi tonggak penting dalam upaya internasionalisasi kampus.
Menurut Rektor, penerbitan ijazah bilingual merupakan langkah strategis untuk memperluas peluang lulusan dalam melanjutkan studi maupun berkarier di tingkat global.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan daya saing lulusan di kancah internasional. Kami berharap lulusan Unib mampu tampil percaya diri dan berprestasi di mana pun berada,” ujar Prof. Indra.



Rektor Unib saat mengukuhkan wisudawan dengan memindahkan kuncir toga dari kiri ke kanan.(foto:hms1)
Menutup sambutannya, Rektor mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai bekal utama kehidupan, seraya mengutip pesan Ali bin Abi Thalib tentang nilai ilmu pengetahuan sebagai warisan terbaik. Ia pun mendorong para lulusan untuk terus bermimpi besar dan membuktikan bahwa lulusan Universitas Bengkulu mampu menjadi insan unggul, adaptif, dan membanggakan. [Laporan: Tim Humas | Editor: Purna Herawan].



Para pimpinan Unib dan para anggota senat memberikan apresiasi pada para wisudawan.(hms1)


Para pimpinan Unib dan anggota senat foto bersama dengan para wisudawan.(foto:hms1)