UNIVERSITAS BENGKULU

Universitas Bengkulu (Unib) menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan menggelar Tabligh Akbar yang menghadirkan pendakwah nasional, Habib Ahmad Al Habsyi, di Masjid Baitul Hikmah Kampus Unib, Senin sore (15/6/2026). Kegiatan religius yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, ukhuwah, serta semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Rektor Unib menyambut baik tabligh akbar di Masjid Baitul Hikmah Unib.(foto:hms1)

Ratusan jamaah yang terdiri dari sivitas akademika Unib dan masyarakat sekitar kampus memadati Masjid Baitul Hikmah untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Turut hadir Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, para Wakil Rektor, Ketua Senat Universitas, Ketua Takmir Masjid Baitul Hikmah, serta sejumlah pimpinan unit kerja di lingkungan Unib.

Dalam sambutannya, Rektor Unib menyampaikan apresiasi kepada Takmir Masjid Baitul Hikmah yang telah menginisiasi kegiatan peringatan Tahun Baru Islam dengan menghadirkan salah satu pendakwah yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Takmir Masjid Baitul Hikmah yang menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini melalui tabligh akbar dengan menghadirkan Habib Ahmad Al Habsyi, seorang ulama dan pendakwah yang kiprahnya telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia,” ujar Prof. Indra Cahyadinata.

Tabligh Akbar Habib Ahmad Al Habsyi disambut antusias jamaah Masjid Baitul Hikmah Unib.(foto:hms1)

Rektor juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Habib Ahmad Al Habsyi beserta tim yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu keagamaan kepada keluarga besar Unib dan masyarakat sekitar kampus. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarjamaah.

“Alhamdulillah, suatu kehormatan bagi kami karena Habib Ahmad Al Habsyi berkenan hadir dan berdakwah di masjid kampus ini. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat menuntut ilmu agama, serta memperkuat karakter religius di lingkungan kampus. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberi manfaat yang luas bagi umat,” tuturnya.

Sementara itu, sebelum memulai tausiyahnya, Habib Ahmad Al Habsyi menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Bengkulu serta Takmir Masjid Baitul Hikmah yang telah memberikan kesempatan kepadanya untuk menebarkan syiar Islam di lingkungan kampus.

“Kami sedang melaksanakan safari dakwah di Provinsi Bengkulu dan Alhamdulillah mendapat kesempatan untuk hadir di Masjid Baitul Hikmah Universitas Bengkulu, bertepatan dengan momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.

Habib Ahmad Al Habsyi menyampaikan dakwah Islam dalam menyambut Tahun Baru Hijriah.(foto:hms1)

Mengangkat tema tentang makna hijrah dan refleksi diri, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak seluruh jamaah menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum evaluasi diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

“Momen Tahun Baru Islam seharusnya membuat kita merenungkan kembali perjalanan hidup yang telah dilalui, mengevaluasi segala amal perbuatan yang telah dilakukan, lalu berkomitmen untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih taat kepada Allah SWT,” katanya.

Dalam ceramahnya, Habib Ahmad Al Habsyi juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, kedamaian, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Islam mengajarkan umat untuk senantiasa menjaga harmoni sosial, menghormati perbedaan, dan memperkuat persaudaraan dalam bingkai kebhinekaan Indonesia.

Habib Ahmad Al Habsyi berdiskusi dengan Rektor, Ketua Senat dan Takmir Masjid Baitul Hikmah Unib.(foto:hms1)

Suasana semakin haru ketika Habib Ahmad Al Habsyi mengajak seluruh jamaah memejamkan mata dan merenungkan perjuangan kedua orang tua yang telah membesarkan, mendidik, dan mengorbankan banyak hal demi masa depan anak-anaknya. Ia mengajak jamaah untuk memanjatkan doa terbaik bagi orang tua, baik yang masih diberikan kesehatan maupun yang telah berpulang ke rahmatullah.

“Menyambut tahun baru Islam ini, mari kita berhijrah, meninggalkan masa lalu yang penuh kekhilafan dan dosa. Jadilah insan yang lebih kuat iman dan takwanya kepada Allah SWT. Mari bermunajat memohon keberkahan dan keselamatan untuk masa depan, serta senantiasa mendoakan kedua orang tua kita yang telah menjadi pahlawan dalam kehidupan kita,” pesannya.

Tidak hanya mengajak jamaah memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia, Habib Ahmad Al Habsyi juga mendorong umat Islam untuk terus menebar kebaikan melalui berbagai bentuk amal saleh. Di antaranya dengan berbagi ilmu pengetahuan kepada generasi muda dan memperbanyak amal jariyah seperti wakaf Al-Qur’an.

“Menebar kebaikan dan berwakaf Al-Qur’an bukan hanya menjadi investasi pahala bagi diri sendiri, tetapi juga dapat diniatkan sebagai bentuk bakti kepada kedua orang tua. Semoga melalui amal-amal tersebut kita memperoleh keberkahan hidup di dunia dan kebahagiaan di akhirat,” tuturnya.

Habib Ahmad Al Habsyi foto bersama dengan Rektor dan para Wakil Rektor Unib, Ketua Senat dan Takmir Masjid Baitul Hikmah.(foto:hms1)

Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Baitul Hikmah Unib diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan berlangsung dengan penuh khidmat hingga menjelang waktu Magrib. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan pelaksanaan Salat Magrib berjamaah.

Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari dukungan Takmir Masjid Baitul Hikmah Unib bersama generasi muda Islam yang tergabung dalam Komunitas Riau Indonesia Mengaji yang turut mendukung pelaksanaan safari dakwah Habib Ahmad Al Habsyi.

Melalui kegiatan ini, Unib kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif membangun karakter religius dan nilai-nilai spiritual bagi sivitas akademika serta masyarakat luas. [Purna Herawan | Humas].