UNIVERSITAS BENGKULU

Gema takbir dan shalawat kembali menggema di lingkungan kampus Universitas Bengkulu dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha berjamaah di halaman Gedung Rektorat, sivitas akademika melanjutkan rangkaian ibadah dengan prosesi penyembelihan hewan qurban di halaman Masjid Darul Ulum, kawasan Unib depan, Rabu (27/5/2026).

Rektor berserta sivitas Unib doa bersama sebelum melaksanakan penyembelihan hewan qurban.(foto:hms1)

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin Prof. Agustin Zakrani, dilanjutkan laporan panitia serta penyerahan hewan qurban secara simbolis dari pimpinan Unib dan para donatur kepada panitia pelaksana qurban.

Hewan qurban dari internal Unib diserahkan langsung oleh Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata. Sementara itu, hewan qurban dari pihak eksternal secara simbolis diserahkan oleh perwakilan Bank Muamalat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para wakil rektor, pimpinan unit kerja, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat sekitar kampus.

Dalam sambutannya, Rektor Unib menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana qurban serta Takmir Masjid Baitul Hikmah dan Takmir Masjid Darul Ulum yang telah mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha dengan baik dan tertib.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata saat memberikan sambutan.(foto:hms1)

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurban, baik dari kalangan internal Unib maupun para donatur eksternal, yang telah mempercayakan proses penyembelihan dan distribusi hewan qurban kepada panitia qurban Unib. “Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua dan mendapat balasan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Rektor.

Rektor menjelaskan, pada Idul Adha tahun ini terdapat 10 ekor sapi qurban yang berasal dari internal Unib. Dengan asumsi satu ekor sapi diikuti tujuh orang pengurban, maka terdapat sekitar 70 sivitas Unib yang berpartisipasi sebagai pengurban.

Menurutnya, jumlah tersebut masih perlu terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang mengingat jumlah dosen dan tenaga kependidikan di Unib mencapai lebih dari seribu orang.

Rektor dan perwakilan donatur secara simbolis menyerahkan sapi qurban kepada panitia.(foto:hms1)

Ia mengungkapkan, salah satu kendala yang menyebabkan belum optimalnya partisipasi sivitas dalam berqurban di kampus adalah waktu penghimpunan peserta qurban yang dinilai terlalu singkat dan berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha. Akibatnya, sebagian sivitas telah lebih dahulu mendaftarkan hewan qurbannya di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Karena itu, ke depan pihak universitas akan membuka penghimpunan peserta qurban lebih awal agar jumlah pengurban dan hewan qurban di Unib terus meningkat setiap tahunnya.

“Informasi yang kita tangkap, waktu pendaftaran pengurban terlalu singkat dan mepet dengan hari pelaksanaan. Ke depan, waktunya akan kita panjangkan. Bahkan kalau perlu sejak Desember 2026 sudah dibuka pendaftaran untuk qurban tahun 2027,” ungkapnya.

Rektor Unib bersama ketua senat universitas dan sivitas menyaksikan penyembelihan sapi qurban.(foto:hms1)

Rektor menambahkan, daging qurban yang dihasilkan dari kegiatan ini disalurkan kepada masyarakat sekitar kampus dan keluarga besar Unib yang membutuhkan. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial kampus kepada masyarakat. “Universitas Bengkulu bukan menara gading, tetapi rumah bersama yang harus memberi manfaat bagi sesama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat. “Semoga hari yang mulia ini membawa kebahagiaan, keberkahan, dan semangat berbagi. Semoga setiap niat baik Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian menjadi amal yang diterima Allah SWT,” tuturnya.

Penyampaian laporan kegiatan oleh Dr. Irnanda mewakili Panitia Qurban tahun 2026.(foto:hms1)

Sementara itu, Ketua Panitia Qurban yang juga Ketua Takmir Masjid Baitul Hikmah Unib, Prof. Dr. Herlambang, melalui Koordinator Pelaksana Pemotongan Hewan Qurban, Dr. Irnanda Priyadi, menjelaskan bahwa jumlah hewan qurban yang disembelih tahun ini mencapai 16 ekor sapi. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2025 lalu yang sebanyak 11 ekor sapi.

“Alhamdulillah, animo keluarga besar Unib untuk berqurban semakin tinggi dan dukungan dari para donatur juga terus bertambah,” ujarnya.

Dari total 16 ekor sapi tersebut, sebanyak 10 ekor berasal dari internal Unib dengan 70 pengurban yang terdiri dari rektor, ketua senat universitas, para wakil rektor, dosen, hingga tenaga kependidikan. Sedangkan enam ekor sapi lainnya berasal dari para donatur, yakni Bank Muamalat, Bank Negara Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Tabungan Negara, Asosiasi Masjid Kampus Indonesia, serta Gubernur Bengkulu.

Penyembelihan sapi qurban oleh perwakilan donatur dan proses pembersihan daging qurban oleh panitia.(hms1)

Setiap ekor sapi diperkirakan menghasilkan sekitar 70 kilogram daging, sehingga total daging qurban yang dihasilkan mencapai kurang lebih 1.120 kilogram. Daging tersebut dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat melalui sekitar 1.500 kupon, dengan masing-masing kupon berisi sekitar 0,6 kilogram daging.

Distribusi daging qurban dilakukan kepada para pengurban, tenaga kependidikan PNS Golongan I dan II, tenaga PPPK, THL, petugas keamanan, cleaning service, masyarakat Kelurahan Kandang Limun dan Beringin Raya, serta mahasiswa.

Proses penimbangan dan pendistribusian daging sapi qurban.(foto:hms1)

Masyarakat sekitar kampus, tenaga scurity dan cleaning service tampak bahagia mendapat daging qurban melalui Panitia Qurban Unib Idul Adha 1447 H/2026 M.(foto:hms1)

“Terima kasih kepada Rektor dan seluruh pimpinan Unib yang sangat mendukung kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh pengurban dan para donatur. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Dr. Irnanda.

Berdasarkan pantauan Tim Humas Unib, proses penyembelihan hewan qurban dimulai sekitar pukul 09.15 WIB, sedangkan pembagian daging qurban dimulai pukul 14.15 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Wajah bahagia masyarakat penerima manfaat tampak mewarnai suasana pembagian daging qurban di lingkungan kampus Unib. [Purna Herawan | Humas].