UNIVERSITAS BENGKULU

Universitas Bengkulu (Unib) memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 melalui upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Gedung Rektorat Unib, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika Unib sebagai momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para mahasiswa Fakultas Teknik Unib saat berperan sebagai petugas upacara yang berlangsung khidmat.(hms1)

Upacara dipimpin langsung oleh Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, selaku Pembina Upacara. Sementara petugas upacara berasal dari mahasiswa Fakultas Teknik Unib.

Hadir dalam upacara tersebut Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, para dekan dan wakil dekan, kepala biro, kepala Unit Penunjang Akademik (UPA), dosen dan tenaga kependidikan yang mengenakan seragam Korpri, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas dengan mengenakan jaket almamater Unib.

Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara, termasuk pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin oleh Rektor Unib. Ikrar tersebut merupakan ikrar Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata saat membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.(foto:hms1)

Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia senantiasa dihadapkan pada berbagai tantangan dan ancaman yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu, semangat kebersamaan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila perlu terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan untuk menggalang kebersamaan, untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Prof. Indra Cahyadinata saat membacakan ikrar.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat akan pentingnya Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa sekaligus pemersatu di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Seluruh peserta memanjatkan do’a dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.(foto:hms1)

Bagi Unib, nilai-nilai Pancasila juga memiliki relevansi kuat dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Semangat persatuan, keadilan, kebersamaan, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat menjadi nilai yang perlu terus diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Unib meneguhkan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus. Peringatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama bagi seluruh sivitas akademika untuk menjaga persatuan, memperkuat karakter kebangsaan, dan berkontribusi dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. [Purna Herawan | Humas].

Rektor Unib foto bersama dengan Ketua dan Sekretaris Senat, para dekan dan ketua lembaga. Kemudian, foto bersama dengan para petugas upacara dan dengan sejumlah mahasiswa internasional.(foto:hms1)

Rektor Unib foto bersama dengan Dekan FISIP berserta jajaran, dan Dekan FKIP berserta jajaran.(foto:hms1)

Rektor Unib foto bersama dengan Dekan FEB berserta jajaran, dan Dekan FKIK berserta jajaran.(foto:hms1)

Rektor Unib foto bersama dengan Dekan Fakultas Pertanian berserta jajaran.(foto:hms1)