Universitas Bengkulu (Unib) kembali menggelar pesta demokrasi kampus melalui Pemilihan Umum Raya (Pemira) untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Presma dan Wapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM KBM Unib) periode 2026. Saat ini, tahapan Pemira telah memasuki penghujung masa kampanye, dengan Selasa (26/2/2026) menjadi hari terakhir bagi pasangan calon menyampaikan visi, misi, dan gagasannya kepada mahasiswa.



Kegiatan Pencabutan Nomor Urut Pasangan Calon Presma dan Cawapresma, Penandatanganan Fakta Integritas dan Deklarasi Pemira Damai di ruang rapat tiga Gedung Rektorat Unib.(foto:ist-rif)
Sejumlah tahapan krusial telah dilalui secara demokratis dan terbuka. Pada 19 Februari 2026, digelar Pengambilan Nomor Urut Pasangan Calon, Deklarasi Pemira Damai, serta Penandatanganan Fakta Integritas oleh calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Keesokan harinya, 20 Februari 2026, masa kampanye resmi dimulai.
Pemira Unib tahun ini diikuti oleh satu pasangan calon (paslon), yakni M. Ghifar Alfarizsy sebagai Calon Presiden Mahasiswa dan Faizah Adilah sebagai Calon Wakil Presiden Mahasiswa. Berdasarkan hasil pengundian, pasangan ini memperoleh nomor urut 1, sementara “Kotak Kosong” ditetapkan sebagai nomor urut 2.
Kegiatan pengambilan nomor urut dan deklarasi damai berlangsung khidmat serta dihadiri panitia penyelenggara, saksi, dan tim sukses paslon. Seluruh pihak berkomitmen mewujudkan Pemira yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas, sebagai wujud kedewasaan berorganisasi di lingkungan kampus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unib, Prof. Agustin Zarkani, SP, M.Si, Ph.D, yang dalam sambutannya mengimbau seluruh elemen mahasiswa untuk bersama-sama menyukseskan Pemira 2026 secara berkualitas dan bermartabat.
“Pemira bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi sarana pembelajaran demokrasi yang substantif. Junjung tinggi etika, persatuan, dan sportivitas,” pesannya.

Jadwal Tahapan Pemira 2026
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, rangkaian agenda Pemira 2026 meliputi: Pada 20–26 Februari 2026 merupakan Masa Kampanye; 27 Februari 2026 kegiatan Simulasi Pencoblosan; 2 Maret 2026 kegiatan Debat Publik; 3 Maret 2026 merupakan Masa Tenang; 4 Maret 2026 kegiatan Pencoblosan; 5 Maret 2026 kegiatan Uji Publik; 6 Maret 2026 Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih. Selanjutnya, Pelantikan Presma dan Wapresma akan menyesuaikan jadwal yang ditetapkan kemudian.
Dengan rangkaian tersebut, diharapkan seluruh mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.


Pasangan Calon Presma dan Cawapresma berserta para Penyelenggara Pemira Unib 2026 mendeklarasikan Pemira Damai, Jujur dan Adil, serta menandatangani Fakta Integritas.(foto:ist-rif)
Profil Singkat Pasangan Calon
Calon Presma M. Ghifar Alfarizsy, merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Unib angkatan 2022. Ia dikenal aktif dalam berbagai organisasi kampus. Ia pernah menjadi Anggota Kaderisasi WAMI FH KBM Unib (2023), Staf Bidang Politik dan Kajian Strategis (Polkastrat) BEM FH KBM Unib (2023), KPKK Crew BEM KBM Unib (2023), Sekretaris Umum WAMI FH KBM Unib (2024), Sekretaris Kementerian Polkastrat BEM KBM Unib (2024), hingga dipercaya sebagai Menteri Luar Negeri BEM KBM Unib (2025).
Sebelum menempuh pendidikan di Unib, Ghifar mengenyam pendidikan di SD Negeri 05 Pagar Jati, MTs Alhasanah Bengkulu Tengah, dan MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah. Sejak tingkat SMA, ia telah aktif berorganisasi, termasuk menjadi Ketua MPS Cendekia periode 2019–2020.
M Ghifar Alfarizsy memiliki kemampuan public speaking, kepemimpinan, serta pelatihan. Ia mengusung motto hidup “Cogito Ergo Sum”—aku berpikir maka aku ada—yang mencerminkan semangat intelektual dan reflektif dalam kepemimpinan.


Capresma dan Cawapresma Unib 2026, M. Ghifar Alfarizsy dan Faizah Adilah.(foto:ist-rif)
Sementara itu, Calon Wapresma Faizah Adilah, merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Unib. Ia memiliki rekam jejak organisasi yang kuat, diantaranya pernah menjadi Anggota Himpunan Mahasiswa PGSD Unib, Anggota Departemen Kominfo BEM KBM Unib (2023), Koordinator Departemen Kominfo (2024), Dewan Penasehat Organisasi BEM (2025), Anggota Kementerian Medinfo BEM (2024), serta menjabat sebagai Wakil Gubernur BEM FKIP KBM Unib (2025).
Pengalaman organisasinya telah terasah sejak sekolah, di antaranya sebagai Ketua Departemen Ambalan Fatmawati, Sekretaris Umum OSIS Bina Umat (2021), serta Ketua Panitia Bina Umat Art Competition (2021). Ia juga aktif sebagai Koordinator Pubdekdok PGSD Expo 2023 dan Koordinator Content Creator Aksara Ulu 2024.
Faizah dikenal memiliki kompetensi di bidang desain grafis dan editing video, dengan pengalaman lebih dari dua tahun di bidang komunikasi dan media organisasi. Ia juga memiliki kemampuan kepemimpinan, kerja tim yang baik, serta aktif berbahasa Indonesia dan cukup fasih berbahasa Inggris.
Dengan satu pasangan calon yang berhadapan dengan kotak kosong, Pemira 2026 menjadi momentum reflektif bagi mahasiswa Unib untuk menentukan arah kepemimpinan BEM ke depan. Partisipasi aktif dan kesadaran kolektif mahasiswa diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang aspiratif, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan kampus. [Laporan: Agustin | Editor: Purna Herawan | Humas].