Universitas Bengkulu (Unib) kembali membuka peluang bagi calon mahasiswa baru melalui jalur mandiri bersama, Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026. Program ini dilaksanakan bersama 27 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam Konsorsium BKS-PTN Barat.

Tangkapan layar Zoom Meeting kegiatan Soft Launching SMMPTN-Barat.(foto:ist)
Pembukaan SMMPTN-Barat 2026 ditandai dengan kegiatan soft launching yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini diikuti lebih dari 230 peserta, terdiri dari para rektor PTN anggota konsorsium, Panitia Pusat Ujian Masuk (PPUM), serta guru-guru SMA/SMK dan sederajat dari berbagai wilayah di Indonesia bagian barat.
Secara resmi, soft launching dilakukan oleh Ketua BKS-PTN Barat, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S, yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Palangka Raya.
Ketua Panitia Lokal Unib yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Kamaludin, S.E, M.M, menjelaskan bahwa kegiatan ini menandai dimulainya secara resmi pendaftaran SMMPTN-Barat 2026, termasuk di Universitas Bengkulu.
“Artinya, sejak diluncurkan hari ini, pendaftaran jalur SMMPTN-Barat sudah dibuka dan dapat diakses oleh calon mahasiswa, termasuk yang ingin melanjutkan studi di Unib,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua SMMPTN-Barat 2026, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si, yang juga Rektor Universitas Bangka Belitung, memaparkan secara rinci mekanisme pelaksanaan seleksi. Ia menjelaskan bahwa SMMPTN-Barat dirancang sebagai jalur alternatif yang memberikan fleksibilitas lebih luas bagi calon mahasiswa dalam mengakses pendidikan tinggi.
“Hadirnya jalur ini sebagai alternatif sekaligus bentuk fleksibilitas agar calon mahasiswa memiliki lebih banyak kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Tangkapan layar Zoom Meeting kegiatan Soft Launching SMMPTN-Barat.(foto:ist)
Pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 dibuka mulai 4 Mei hingga 11 Juni 2026. Sementara itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB melalui portal resmi yang juga dilengkapi laman alternatif untuk mengantisipasi kendala teknis.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SMMPTN-Barat, yang menyediakan layanan pembuatan akun, pengisian data, hingga akses informasi dan panduan lengkap bagi peserta. Informasi terbaru juga dapat diikuti melalui kanal media sosial resmi SMMPTN-Barat.
Dari sisi peluang, SMMPTN-Barat 2026 melibatkan 27 PTN dengan lebih dari 1.013 program studi dan total kuota sekitar 20.035 mahasiswa. Program studi yang tersedia mencakup berbagai kategori, mulai dari PTN umum, seni, hingga keagamaan.
Dari sisi fleksibilitas, peserta dapat memilih lintas jurusan, baik Saintek maupun Soshum, serta memilih hingga dua program studi pada satu atau dua PTN berbeda. Menariknya, peserta tidak diwajibkan mengikuti ujian di lokasi kampus yang dipilih.
Sementara itu, dari sisi sistem seleksi, SMMPTN-Barat menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang terstandarisasi, dengan cakupan wilayah pelaksanaan yang luas di Sumatera, sebagian Jawa, hingga Kalimantan. Selain itu, tersedia pula mekanisme sanggah sebagai bentuk transparansi dalam proses seleksi.
“Program ini merupakan salah satu program strategis hasil kesepakatan para rektor PTN anggota konsorsium. Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017 dengan 15 PTN, kini terus berkembang dengan semangat meningkatkan kualitas pendidikan serta menjunjung tinggi prinsip transparansi, keadilan, dan kejujuran,” tambah Prof. Ibrahim.

Tangkapan layar Zoom Meeting kegiatan Soft Launching SMMPTN-Barat.(foto:ist)
Adapun 27 PTN yang tergabung dalam SMMPTN-Barat 2026 antara lain Universitas Bengkulu, Universitas Syiah Kuala, Universitas Jambi, Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Universitas Palangka Raya, Universitas Malikussaleh, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Bangka Belitung, Universitas Teuku Umar, Institut Teknologi Sumatera, Institut Seni Budaya Indonesia Aceh, Universitas Samudra, Universitas Riau, Universitas Siliwangi, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, UIN Syahada Padangsidimpuan, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Universitas Singaperbangsa Karawang, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sumatera Utara Medan, Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, dan Universitas Tanjungpura.
Syarat dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi https://smmptnbarat.id/home mulai 4 Mei pukul 16.00 WIB hingga 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Syarat utama peserta adalah belum lulus pada jalur SNBP dan SNBT.
Peserta merupakan lulusan SMA/SMK/MA/sederajat atau Paket C dalam tiga tahun terakhir (2024, 2025, dan 2026), serta dalam kondisi sehat sehingga dapat mengikuti UTBK. Khusus lulusan tahun 2026, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus.
Terdapat pengecualian pada beberapa PTN yang memperbolehkan penggunaan ijazah hingga lima tahun terakhir, bahkan sepuluh tahun untuk institusi tertentu, dengan ketentuan tambahan terkait batas usia.


Flayer sosialisasi dan promosi jalur penerimaan mahasiswa baru Universitas Bengkulu tahun 2026.(foto:ist)
Pendaftaran dimulai dengan membuat akun melalui laman https://pendaftaran.smmptnbarat.id untuk memperoleh ID Bayar. Biaya seleksi sebesar Rp375.000 dibayarkan melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, atau BSI. Setelah pembayaran terkonfirmasi, peserta melanjutkan pengisian data dan pemilihan program studi hingga tahap akhir.
Batas pembayaran adalah 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, sementara pengisian formulir dan finalisasi dapat dilakukan hingga 12 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Kartu peserta dapat dicetak paling lambat 16 Juni 2026.
Pelaksanaan UTBK dijadwalkan berlangsung pada 17–24 Juni 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 30 Juni 2026.
Ketentuan Pemilihan Program Studi
Peserta dapat memilih maksimal dua program studi, baik pada satu PTN maupun dua PTN yang berbeda. Program studi tidak harus berada di lokasi pelaksanaan UTBK, dan urutan pilihan mencerminkan prioritas peserta.
Dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, SMMPTN-Barat 2026 menjadi salah satu jalur strategis bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk di Universitas Bengkulu. [Purna Herawan | Humas].