UNIVERSITAS BENGKULU

Mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, delegasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Debat Unib yang terdiri atas Muhamad Fadhil Dwiki Rahmadan dan Yanni Trisnawati berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Debat Nasional Pancakara 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMPPKn) Universitas Sriwijaya (Unsri) pada Oktober 2026.

Tim UKM Debat Unib saat menerima piala dan piagam penghargaan sebagai Juara 3 dalam lomba debat nasional yang diselenggarakan HMPPKn Universitas Sriwijaya.(foto:ist-doc)

Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa Unib dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, menyusun argumentasi secara sistematis, serta menyampaikan gagasan secara logis dalam menghadapi persoalan aktual. Keberhasilan ini sekaligus menambah catatan prestasi mahasiswa Unib dalam kompetisi akademik di tingkat nasional.

Lomba Debat Nasional Pancakara 2026 menghadirkan kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam ajang ini, peserta ditantang untuk menguji ketajaman analisis, kekuatan argumentasi, kemampuan menyampaikan pendapat, serta kecermatan dalam menanggapi pandangan yang berbeda.

Isu yang diangkat dalam kompetisi tersebut juga relevan dengan perkembangan teknologi dan tantangan generasi muda saat ini. Para peserta beradu argumentasi mengenai tema “Artificial Intelligence (AI): Mendorong Kemajuan Generasi Berkarya atau Tantangan bagi Moral Generasi Muda?”

Tema tersebut mengajak mahasiswa untuk mencermati perkembangan kecerdasan buatan (AI) dari berbagai perspektif, baik sebagai peluang untuk mendorong kreativitas dan produktivitas maupun sebagai tantangan bagi pembentukan karakter dan moral generasi muda.

Kompetisi ini juga mengusung tema besar “Merajut Semangat Pancasila untuk Generasi Muda”, yang menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menyikapi perubahan dan perkembangan zaman.

Flayer ucapan selamat dari UKM Debat Unib kepada M. Fadhil Dwiki R dan Yanni Trisnawati yang menang lomba debat di Universitas Sriwijaya.(foto:ist-doc)

Berdasarkan pengumuman pemenang yang dipublikasikan melalui akun Instagram HMPPKn Unsri pada Oktober 2026, Juara 1 diraih oleh Muhammad Naufal Ali Husni dan Marcellus Adya Saputra dari Universitas Padjadjaran. Juara 2 diraih Nicky Bimantara Anhar dan Angelica Albina Pagnozzi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, sedangkan Juara 3 diraih Yanni Trisnawati dan M. Fadhil Dwiki Rahmadan dari Universitas Bengkulu. Sementara Juara 4 diraih Defira Enki Sagita dan Ayu Nada Chadijah dari Universitas Sriwijaya. Penghargaan Best Speaker diberikan kepada Marcellus Adya Saputra dari Universitas Padjadjaran.

Bagi Fadhil dan Yanni, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses persiapan dan latihan yang dijalani bersama UKM Debat Unib. Keikutsertaan dalam kompetisi nasional tidak hanya menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan berdebat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk memperluas wawasan, mempertajam penalaran, dan membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan di hadapan peserta serta dewan juri.

Keberhasilan meraih posisi ketiga di tengah persaingan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menjadi capaian yang patut diapresiasi. Prestasi ini juga memperlihatkan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan potensi, minat, dan bakat mahasiswa di luar kegiatan akademik formal.

Melalui UKM Debat, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, berdiskusi secara konstruktif, menyusun argumen berdasarkan penalaran, serta menghargai perbedaan pandangan. Keterampilan tersebut tidak hanya dibutuhkan dalam kompetisi, tetapi juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan akademik dan kehidupan bermasyarakat.

Tim UKM Debat Unib saat menerima piala dan piagam penghargaan sebagai Juara 3 dalam lomba debat nasional yang diselenggarakan HMPPKn Universitas Sriwijaya.(foto:ist-doc)

Fadhil dan Yanni berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi anggota UKM Debat Unib dan mahasiswa lainnya untuk terus berproses, meningkatkan kemampuan, serta berani mengambil bagian dalam berbagai kompetisi. Mereka juga berharap capaian ini dapat mendorong lahirnya lebih banyak mahasiswa Unib yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Puncak kegiatan ditandai dengan seremoni penyerahan sertifikat penghargaan kepada para pemenang. Bagi delegasi Unib, momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas usaha dan kerja keras yang telah dilakukan sekaligus pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Bengkulu, Prof. Agustin Zarkani, S.P, M.Si, Ph.D, menyambut gembira capaian yang diraih mahasiswa UKM Debat Unib tersebut. Menurutnya, prestasi mahasiswa dalam kompetisi nasional merupakan kebanggaan bagi universitas sekaligus dapat menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi motivasi untuk para mahasiswa di kampus biru ini,” ujar Prof. Agustin.

Ia berharap prestasi mahasiswa Unib terus bertambah hingga akhir tahun 2026. Untuk itu, universitas akan terus mendukung kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada kompetisi dan pengembangan potensi, disertai persiapan serta pembinaan yang optimal.

“Kita berharap akan banyak prestasi yang muncul di akhir tahun ini. Kita akan terus mendukung kegiatan yang bernuansa kompetisi dan semoga para pembina akan terus berupaya maksimal pada persiapan pelatihan yang bermuara pada prestasi anggotanya,” harapnya. [Laporan: Agustin | Editor: Purna Herawan | Humas].