UNIVERSITAS BENGKULU

Koperasi Konsumen Pegawai Negeri Universitas Bengkulu (KKPN Unib) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024-2025 di Ruang Rapat Utama Gedung Layanan Terpadu (GLT) Universitas Bengkulu, Selasa (30/6/2026). Selain menjadi forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota, RAT juga menetapkan berbagai kebijakan strategis untuk memperkuat tata kelola koperasi yang semakin transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unib Prof. Kamaludin saat menyampaikan sambutan.(foto:hms1)

Rapat dimulai setelah jumlah anggota yang hadir dinyatakan memenuhi kuorum. Sidang dipimpin Wakil Ketua KKPN Unib Agus Suyanto, S.Sos, M.I.P, didampingi Sekretaris Partiyani, S.E, M.M, serta Bendahara Herwin Syahri, A.Md. Sementara itu, Ketua KKPN Unib Siti Aisyah, S.E, MAAC, CAP, CRP, CRMP, mengikuti jalannya rapat secara daring dari Taiwan karena sedang menjalani tugas belajar.

Turut hadir Ketua Dewan Pengawas KKPN Unib Isma Coryanata, S.E, M.Si, Ak, CA dan Dr. Rini Indriani, S.E, M.Si, Ak, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu Syahminan, S.Sos, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, serta jajaran pimpinan Universitas Bengkulu, di antaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Kamaludin, S.E, M.M, dan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof. Ashar Muda Lubis, S.Si, M.Si, Ph.D.

Mewakili Rektor Universitas Bengkulu Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, Wakil Rektor I Prof. Kamaludin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya RAT sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi koperasi. Ia berharap seluruh anggota memanfaatkan forum tersebut untuk merumuskan kebijakan terbaik demi kemajuan KKPN Unib.

“RAT merupakan forum tertinggi dalam koperasi yang menentukan arah kebijakan organisasi. Karena itu, manfaatkanlah forum ini sebaik-baiknya untuk menghasilkan keputusan yang tepat demi kemajuan dan keunggulan koperasi pegawai Universitas Bengkulu di masa mendatang,” ujarnya.

Suasana RAT Tahun Buku 2024-2025 KKPN Unib berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.(foto:hms1)

Prof. Kamaludin juga menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan anggota koperasi. Menurutnya, transformasi digital yang telah dilakukan KKPN Unib menjadi langkah maju yang patut diapresiasi.

Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan koperasi saat ini telah mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, terutama melalui penerapan sistem layanan berbasis digital yang semakin terbuka dan mudah diakses oleh anggota.

“Saat ini kami melihat pengelolaan koperasi telah banyak melakukan inovasi pelayanan berbasis digital yang lebih transparan dan akuntabel. Ini merupakan perkembangan yang sangat baik dan diharapkan terus dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan seluruh anggota,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Syahminan, memberikan apresiasi terhadap eksistensi dan kinerja KKPN Unib yang dinilai sebagai salah satu koperasi besar di Kota Bengkulu dengan total aset mencapai lebih dari Rp9 miliar.

Menurutnya, mengelola koperasi dengan nilai aset sebesar itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, KKPN Unib dinilai berhasil menjaga kepercayaan anggota sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi yang berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi langkah KKPN Unib dalam melakukan revitalisasi layanan administrasi dan keuangan menuju sistem digital dan transaksi nontunai (cashless). Berkat transformasi tersebut, KKPN Unib berhasil meraih penghargaan sebagai Koperasi Digital tingkat Kota Bengkulu pada tahun 2022.

“Kami berharap KKPN Unib mampu mempertahankan prestasi tersebut sekaligus menjadi contoh bagi koperasi-koperasi lain di Kota Bengkulu,” ujarnya.

Suasana RAT Tahun Buku 2024-2025 KKPN Unib berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.(foto:hms1)

Dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan secara daring, Ketua KKPN Unib Siti Aisyah menjelaskan bahwa transformasi digital terus menjadi fokus utama pengembangan koperasi. Saat ini seluruh administrasi keuangan dan pencatatan telah menggunakan sistem cloud accounting, sedangkan transaksi keuangan dilakukan melalui layanan BNI Direct, sehingga seluruh proses transaksi dapat diverifikasi secara lebih cepat, akurat, dan transparan.

Selain itu, KKPN Unib juga mulai menerapkan sistem virtual account bagi setiap anggota untuk mempermudah pembayaran pinjaman sehingga proses administrasi menjadi lebih efektif dan efisien.

Siti Aisyah menjelaskan, pengurus juga terus melakukan berbagai strategi untuk memperkuat keberlanjutan koperasi, di antaranya meningkatkan digitalisasi pengelolaan keuangan, merekrut anggota baru dari kalangan pegawai PPPK, memperluas sosialisasi manfaat keanggotaan, mengembangkan unit usaha selain layanan fotokopi, memperkuat pengendalian transaksi dan keuangan guna mencegah kebocoran, serta mengoptimalkan pendapatan dari unit-unit usaha yang telah berjalan.

Saat ini KKPN Unib memiliki sebanyak 601 anggota yang menjadi kekuatan utama dalam mengembangkan koperasi agar semakin sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Siti Aisyah juga memaparkan capaian kinerja keuangan koperasi. Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2024 tercatat sebesar Rp120.526.593, sedangkan SHU Tahun Buku 2025 sebesar Rp105.760.392, sehingga total SHU selama dua tahun buku mencapai Rp226.286.986.

Foto bersama Pimpinan Unib dengan Pengurus dan Dewan Pengawas, serta anggota KKPN Unib.(foto: hms1)

Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi, SHU tersebut dialokasikan sebesar 50 persen untuk anggota, 30 persen dana cadangan, 10 persen untuk pengurus, 5 persen untuk karyawan, serta masing-masing 2,5 persen untuk dana sosial dan dana pendidikan.

“Semoga melalui RAT ini laporan pertanggungjawaban pengurus dapat diterima dengan baik serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan dan keberlanjutan KKPN Universitas Bengkulu,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Tim Humas Unib, seluruh rangkaian RAT berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Forum anggota secara aklamasi menerima Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Dewan Pengawas Tahun Buku 2024-2025, mengesahkan program kerja tahun berikutnya, mengesahkan pembagian SHU, serta menyetujui pengangkatan Budi Utomo, S.Pd, M.Pd sebagai anggota baru Dewan Pengawas KKPN Unib.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian berbagai hadiah doorprize yang didukung oleh bank-bank mitra KKPN Unib, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara pengurus, dewan pengawas, dan seluruh peserta sebagai penanda berakhirnya Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2024-2025. [Purna Herawan | Humas].