Puncak Dies Natalis Ke-40 UNIB, Orasi Ilmiah, Rektor Award dan Donasi Masjid

UNIVERSITAS Bengkulu (UNIB) kini genap berumur 40 tahun (24 April 1982 – 24 April 2022). Rangkaian kegiatan untuk memeriahkan hari ulang tahun kampus kebanggaan masyarakat Bengkulu ini telah dimulai sejak Maret lalu dan puncaknya dilaksanakan dalam Rapat Paripurna Senat Universitas Bengkulu dengan agenda mendengarkan Orasi Ilmiah, Pidato Rektor dan Gubernur, Penyerahan Rektor Award, serta launching Open Donasi Masjid UNIB, Senin (25/4/2022).

Ketua Senat UNIB dan para undangan yang hadir offline pada acara Puncak Dies Natalis Ke-40 UNIB. (foto:hms1)

Acara ini dibuka oleh Ketua Senat, Prof. Safnil, M.A., Ph.D di ruang rapat utama gedung rektorat UNIB dan diikuti secara luring dan daring via aplikasi Zoom oleh sejumlah undangan, dan seluruh rangkaian acara disiarkan secara live streaming pada channel YouTube Universitas Bengkulu.

Berdasarkan press release PPID UNIB, jumlah yang hadir secara luring lebih kurang 100 orang termasuk gubernur, rektor dan para wakil rektor, para anggota senat dan guru besar, ketua dan anggota dewan pengawas UNIB, dekan dan para wakil dekan, kepala dan sekretaris lembaga, para ketua UPT dan pimpinan unit-unit kerja selingkung UNIB lainnya. Sedangkan yang hadir via aplikasi Zoom dan mengikuti kanal YouTube UNIB lebih kurang 300 orang.

Orasi Ilmiah Puncak Dies Natalis Ke-40 UNIB disampaikan Mensesneg RI Prof. Pratikno. (foto:hms1).

Orasi Ilmiah pada puncak dies natalis ke-40 UNIB ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Prof. Dr. Pratikno secara virtual dan oleh Ilmuwan Muda Fakultas Teknik UNIB Lindung Salbuin Mase, Ph.D secara langsung di hadapan rapat paripurna senat.

Namun sebelum mendengarkan orasi ilmiah, terlebih dulu dilakukan penyampaian laporan Ketua Panitia Dies Natalis Ke-40 UNIB, Prof. Dr. Mochamad Lutfi Firdaus, S.Si, M.T, mendengarkan sambutan rektor, sambutan Gubernur Bengkulu, mendengarkan ucapan selamat dies natalis ke-40 UNIB dari sejumlah pihak, serta penyerahan penghargaan rektor (Rektor Award) kepada dosen-dosen terbaik di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta kepada Tenaga Kependidikan Terbaik UNIB.

Ketua Panitia, Rektor UNIB dan Gubernur Bengkulu, ketika menyampaikan sambutan. (foto :hms1).

Pemberian ucapan selamat dies natalis ke-40 UNIB secara virtual antara lain disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartanto, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhammad Najih, Ketua KPU Republik Indonesia Hasyim Asy’ari, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, Wakil Gubernur Bengkulu Dr. H. Rosjonsyah, dan Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

Mendikbudrestek RI dan Menko Perekonomian RI, ketika mengucapkan selamat dies natalis ke-40 UNIB. (foto:hms1).

Kemudian, ucapan selamat juga disampaikan oleh rektor-rektor PTN dan PTS se Indonesia dan rektor pada universitas di luar negeri mitra UNIB, antara lain Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, M.Hum, Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE, MT, Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, Ph.D, Rektor Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si, Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng, Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH, Rektor Universitas Syiah Kuala Aceh Prof. Dr. Ir. Marwan, serta Rektor Universiti Teknologi Malaysia Prof. Dato’ Emiritus Zainal dan Rektor San Beda University – Philippies Rev. Fr. Aloysius Ma. A. Maranan, OSB.

Rektor IPB, Rektor UI, Retktor UGM, Rektor Universitas Diponegoro dan Rektor Univeriti Teknologi Malaysia, ketika menyampaikan ucapan selamat dies natalis ke-40 UNIB. (foto :hms1).

Di dalam kanal YouTube Universitas Bengkulu masih banyak lagi pemberian ucapan selamat dies natalis ke-40 UNIB baik dari pejabat-pejabat daerah seperti dari para buapati se Provinsi Bengkulu, para rektor perguruan tinggi se Bengkulu, serta para pejabat pusat dan rektor-rektor PTN/PTS se Indonesia, namun karena keterbatasan waktu, tidak semua diperdengarkan pada rapat paripurna senat UNIB ini.

Untuk Rektor Award, bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, diberikan kepada Prof. Dr. Sal Primayudha sebagai Peneliti Terbaik I, Prof. Dr. M. Lutfi Firdaus sebagai Peneliti Terbaik II, dan Lindung Zalbuin Mase, Ph.D sebagai Peneliti Terbaik III. Bidang pengabdian kepada masyarakat skema pembinaan, Pengabdi Terbaik diberikan kepada Diyas Widiarti, S.Sos, M.A. Kemudian Pengabdi Terbaik Skema Ipteks diberikan kepada Dr. Risky Hadi Wibowo, M.Si, dan Pengabdi Terbaik Berbasis Riset diberikan kepada Ir. Bambang Gonggo Murcitro, M.S. Selain itu, Rektor Award juga diberikan kepada Dosen Berprestasi tahun 2022 yang diraih oleh Agustin Zarkani, Ph.D dan Tenaga Kependidikan Terbaik dianugerahkan kepada Edi Syahputra Jaya, A.Md.

Rektor UNIB didampingi Gubernur Bengkulu ketika menyerahkan Rektor Award kepada dosen Peneliti Terbaik dan Pengabdi Terbaik serta Dosen dan Tendik Beprestasi. (foto : hms1).

Pada kesempatan yang sama, Rektor didampingi Gubenrur juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba website dan media sosial tahun 2022. Untuk pemenang lomba tingkat universitas, Terbaik I diberikan kepada Fakultas Pertanian, Terbaik II diraih Fakultas Teknik dan Terbaik III diberikan kepada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Sedangkan pemenang lomba tingkat Program Studi, Terbaik I diraih Program Studi S1 Sistem Informasi Fakultas Teknik, Terbaik II diraih Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Terbaik III diraih Program Studi S1 Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Rektor didampingi gubernur menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba website dan media sosial tingkat universitas dan tingkat program studi. (foto : hms1).

Sambutan Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE, M.Sc

Dalam sambutannya pada puncak dies natalis ke-40 UNIB ini, rektor menyampaikan beberapa prestasi yang telah dicapai UNIB, antara lain ; Peringkat 48 se Indonesia dalam Webometrics; Peringkat 22 dan masuk kategori Q2 dalam pemeringkatan Scimago Institution Rangking; Meraih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Pusat dengan predikat Menuju Informatif; dan saat ini UNIB telah berinisiasi melakukan perencanaan dan pembangunan Masjid Kampus sebagai fasilitas pendukung kegiatan kampus yang mendapat respon sangat baik dari banyak kalangan.

Rektor juga menyampaikan, sebagai komitmen penuh dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi, UNIB telah me-launching Rumah Sakit Pendidikan Universitas Bengkulu yang terletak di Padang Harapan Kota Bengkulu, mendapatkan persetujuan izin operasi Klinik Pratama Universitas Bengkulu, juga menandatangani MoU dengan Kementerian Kelatuan dan perikanan tentang Marine Research Centre di Pulau Enggano.

Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE, M.Sc ketika menyampaikan sambutan. (foto :hms1).

Kemudian saat ini kata rektor, UNIB telah mendapatkan persetujuan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklat dan Laboratorium UNIB di Bengkulu Utara seluas 217,2 hektar. UNIB juga semakin maju dalam hal internasionalisasi kampus dengan berproses dalam akreditasi internasional serta membuka diri terhadap banyak kerjasama dengan universitas-universitas luar negeri, baik dalam pertukaran dosen dan mahasiswa, maupun penyediaan beasiswa bagi mahasiswa asing.

“Saya memimpikan Universitas Bengkulu suatu hari nanti bukan hanya menjadi tempat kajian keilmuan Kehutanan Tropis terbesar di Asia Tenggara sebagaimana yang dicita-citakan dalam dies natalis UNIB pertama, tetapi juga pusat penelitian di berbagai bidang ilmu sesuai dengan kondisi, morfologi, dan struktur budaya Bengkulu yang unik dan endemi, di mana segala sesuatunya hilirnya adalah produk konkret yang bisa digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Selaras dengan tema Dies Natalis Ke-40 UNIB yaitu Mewujudkan UNIB Unggul untuk Indonesia Hebat, Rektor menyampaikan perlunya kerja cerdas, kerja sama, dan kontribusi dari semua pihak. Seruan untuk bersatu, bergotong royong, dan bekerja sama untuk saling bersinergi dalam mewujudkan mimpi Universitas Bengkulu bersama-sama, yakni mewujudkan cita-cita UNIB Unggul dengan visi : Menjadi Universitas Kelas Dunia pada Tahun 2025, yang akan dikembangkan menjadi universitas yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing internasional.

Sambutan Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA

Dengan mengutif tulisannya pada media harian lokal dan dilansir juga oleh media nasional seperti Kompas.com, berjudul “Universitas Bengkulu (Unib) dalam Perpektif Sekarang dan Masa Depan,” Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah di hadapan rapat paripurna Senat Universitas Bengkulu menyampaikan, selama 40 tahun Unib telah bertransformasi cukup pesat dalam berbagai kemajuan di bidang pendidikan tinggi. Hal ini merupakan sebuah capaian yang cukup membanggakan bagi seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu.

Dalam perjalanannya, Universitas Bengkulu telah berkembang menjadi sebuah institusi perguruan tinggi terbesar Provinsi Bengkulu. Didukung oleh delapan fakultas dan puluhan ribu mahasiswa, Unib memiliki visi besar untuk menjadi sebuah universitas kelas dunia di tahun 2025 nanti. Ini merupakan cita-cita mulia yang tentunya sudah dipersiapkan sejak penetapan visi tersebut secara seksama.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, ketika menyampaikan sambutan. (foto:hms1).

Untuk menghadapi perkembangan zaman dan era disrupsi seperti sekarang ini, dunia pendidikan tinggi harus beradaptasi, tidak sekedar berpegang pada nilai-nilai tetapi mengakselerasi segala perkembangan dan perubahan zaman serta kebutuhan manusia di masa depan. “Saya percaya Unib akan mampu beradaptasi dan berinovasi dalam menjawab segala tantangan disrupsi untuk menjadi pionir dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Provinsi Bengkulu,” papar Rohidin Mersyah.

Dikatakan gubernur, sekarang ini kolaborasi dan sinergi program sangat penting baik antar institusi pemerintah maupun dengan sektor swasta baik skala regional, nasional bahkan internasional. “Saya percaya UNIB mampu mengemban tugas besar yang sangat urgen dilakukan ke depan. Terbaru, UNIB telah berkolaborasi dan sinergi dalam membangun rumah sakit pendidikan dengan menggandeng Saudi Fund and Development dan Bappenas. Ini merupakan sebuah langkah besar dalam usaha membangun infrastruktur untuk meningkatkan kualitas serta akreditasi pendidikan di fakultas kodekteran dan kesehatan,” paparnya.

Gubernur sangat mendukung dan terus berkomitmen agar UNIB menjadi universitas unggul dan bertarap internasional. Hal ini antara lain dibuktikan dengan dihibahkannya lahan miliki pemerintah Provinsi Bengkulu yang akan dibangun sebagai kampus IV Unib dan terintegrasi dengan rumah sakit pendidikan Universitas Bengkulu. Kawasan ini akan menjadi sangat bermanfaat, tidak hanya sebagai fasilitas pendidikan di fakultas kedokteran dan ilmu kesehatan, tetapi juga bagi masyarakat Provinsi Bengkulu. Diharapkan dengan adanya rumah sakit ini ke depan akan meningkatkan akreditasi Fakultas Kedokteran Univesitas Bengkulu dan dapat menambah fakultas kedokteran spesialis.

Menurut gubernur, kerjasama antara UNIB dan Pemerintah Provinsi Bengkulu serta Pemerintah Kabupaten/kota Se-Provinsi Bengkulu harus terus ditingkatkan. Perlu upaya untuk memastikan bahwa mahasiswa berprestasi di Bengkulu dapat melanjutkan pendidikan di Unib sehingga dapat diharapkan mereka akan membangun Bengkulu dengan keilmuan yang didapatkannya.

Berbagai program harus mulai dibuat yang mengedepankan sinergi internal di lingkup Provinsi Bengkulu sebelum berfokus pada skala nasional dan internasional. Ke depan Unib juga harus mengambil peran lebih strategis dalam membangun Provinsi Bengkulu. Tidak hanya pada sisi akademis yang menjadi tugas utamanya, tetapi juga pada inovasi implementatif yang dapat diaplikasikan di Provinsi Bengkulu di masa depan.

Sebagai perguruan tinggi yang menjadi andalan di Provinsi Bengkulu, Unib harus melompat menuju sesuatu yang lebih adaptif, menyesuaikan kurikulum untuk dipadukan dengan riset dan pengabdian masyarakat dengan pembelajaran yang prospektif berbasis penggunaan IT.

Di hari ulang tahun yang ke-40 ini, apakah UNIB sudah mengambil langkah dan kebijakan strategis yang fundamental dengan desain serta program yang terukur, adaptif, kontekstual, konstruktif serta relevan dengan kondisi kekinian yang mengantisipasi masa depan yang sarat dengan perubahan ? Sebuah pertanyaan yang wajib untuk kita jawab bersama mengingat hanya tinggal tiga tahun lagi untuk mencapai visi Unib menjadi universitas kelas dunia pada 2025.

Dihadiri Tiga Menteri Secara Virtual

Meskipun secara virtual, acara puncak dies natalis ke-40 UNIB dihadiri tiga menteri, yaitu Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc yang menyampaikan Orasi Ilmiah, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartanto yang menyampaikan ucapan selamat dies natalis ke-40 kepada UNIB.

Mensesneg, Mendikbudristek dan Menko Perekonomian RI meriahkan Puncak Dies Natalis Ke-40 UNIB. (foto:yt).

Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Prof. Pratikno dalam Orasi Ilmiahnya memberikan penekanan agar Universitas Bengkulu (UNIB) memfasilitasi mahasiswa memiliki kemampuan Hybrid Skill lintas sektor.

“Perguruan tinggi dan dosen adalah korek api, yang memantik mahasiswa untuk belajar secara mandiri dan bertanggungjawab menggunakan semua media yang ada sehingga mampu menjadi lulusan yang dinamis, kuat, inovatif, dan kompeten dalam menjawab tantangan zaman serta menjadi problem solving dalam permasalahan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Mendikbudristek, Nadiem Makarim, menyampaikan bahwa berdirinya UNIB tidak lepas dari peran para tokoh yang bertekad untuk mencerdaskan generasi muda di Bengkulu. Tekad itu terus menjadi nyawa dari Unib hingga saat ini.

Diterangkan Nadiem, diusianya yang ke-40 tahun, adalah usia yang matang, UNIB telah menjadi kampus yang merdeka. Memberikan kesempatan mahasiswanya untuk belajar di ruang kelas, dan diluar ruang kelas untuk menghadapi tantangan di dunia nyata setelah lulus nanti.

“Kunci terwujudnya Indonesia hebat adalah generasi muda yang berani menyambut masa depan dan pandai dengan perubahan zaman. Saya yakin, jika UNIB memberikan kesempatan kemerdekaan Kampus Merdeka Indonesia akan semakin unggul di dunia,” katanya.

Dan Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, menyampaikan ucapan selamat kepada UNIB, dengan harapan semoga UNIB menjadi perguruan tinggi kelas dunia dan mencetak banyak pemuda pemudi yang kompeten dan siap bekerja. Semoga UNIB terus mengabdi kepada masyarakat dan semakin banyak menghasilkan karya untuk Indonesia, berkontribusi nyata membuat Indonesia maju dan sejahtera. “Saya ucapan selamat dan teruslah berprestasi,” ujarnya.

Prasasti Gedung, Launching Buku dan Open Donasi Masjid UNIB

Pada hari bahagia, momentum dies natalis ke-40 UNIB ini, Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri melakukan penandatanganan prasasti tiga gedung baru di tiga fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Penandatanganan prasasti oleh rektor dan dekan masing-masing fakultas, sebagai symbol telah rampungnya proses pembangunan dan siap digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan perkuliahan kepada mahasiswa.

Rektor dan Dekan FT, Dekan FKIP serta Dekan FISIP UNIB menandatangani prasasti gedung baru. (foto:hms1).

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan launching buku “Bhakti Universitas Bengkulu untuk Indonesia Hebat” yang penulisanya dikoordinir oleh Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Dwi Wahyuni Ganefianti, MS, serta buku “Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual” yang penulisannya dikoordinir oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UNIB Dr. Ir. Hery Suhartoyo.

Rektor UNIB melaunching dua buku pada puncak Dies Natalis Ke-40 UNIB. (foto :hms1)

Menjelang berakhirnya rangkaian rapat paripurna senat dalam rangka puncak dies natalis ke-40 UNIB, dilakukan launching dan open donasi Pembangunan Masjid UNIB yang disampaikan Ketua Pembangunan Masjid yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Candra Irawan, SH, M.Hum.

Dijelaskan Dr. Candra Irawan, antusiasme sivitas akademika UNIB terhadap pembangunan masjid baru ini sangat tinggi, terbukti meskipun belum diresmikan pembukaan donasinya, tetapi sudah banyak yang menyumbang dan saat ini sudah terkumpul dana lebih kurang Rp.75 juta. “Ini kondisinya baru sebatas pengumuman donasi melalui media sosial, belum diumumkan secara resmi seperti sekarang ini. Oleh sebab itu, dengan telah dilaunchingnya open donasi ini, diharapkan jumlah donasi akan semakin besar, sehingga proses pembangunan masjid sebagai fasilitas beribadah sekaligus menambah ikon baru UNIB dapat segera terealisasi dalam waktu dekat,” ujarnya.

Launching Open Donasi Pembangunan Masjid UNIB yang disampaikan Wakil Rektor III Dr. Candra Irawan sebagai Ketua Panitia Pembangunan Masjid. (foto : hms1).

Bagi pihak-pihak yang mau berdonasi, berinvestasi untuk akhirat melalui pembangunan masjid UNIB, dapat disalurkan ke rekening panitia pembangunan masjid UNIB pada Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) No. Rek : 1002002236, Bank Negara Indonesia (BNI) No. Rek : 2022198241, Bank Mandiri No. Rek : 17905 5555666 6, Bank Rakyat Indonesia (BRI) No. Rek : 011501026713531, dan Bank Bengkulu No. Rek : 1050205017002. Kemudian konfirmasi donasi dapat disampaikan kepada Dr. Candra Irawan, SH, M.Hum (085295904007), Dr. Jarulis, M.Si (081368001445), Prof. Dr. Ir. Dwi Wahyuni Ganefianti, MS (082180989063), dan Rudi Andria, SE, MM (085380118074).[Hms1/Tim].