Sepanjang September 2026, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Bengkulu (Unib) berhasil meraih sejumlah penghargaan di ajang nasional dan internasional pada bidang biologi, karya tulis ilmiah, kesehatan dan kewirausahaan, inovasi teknologi, hingga seni. Ragam prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FMIPA Unib tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta minat dan bakat di berbagai bidang.
Di balik capaian tersebut terdapat proses pembinaan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh dosen pembimbing. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, program studi, fakultas, dan universitas menjadi bagian penting dalam mendorong mahasiswa untuk berani mengembangkan gagasan, mengikuti kompetisi, dan mengukir prestasi di berbagai level.

Kreativitas Biologi melalui Poster “Save Our Biodiversity”
Prestasi pertama diraih Chindy Angella, mahasiswa Program Studi S1 Biologi, yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Poster Edukasi Biologi Tingkat Nasional yang diselenggarakan HMP Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Tahun 2026. Kompetisi yang berlangsung pada 25 Agustus hingga 15 September 2026 tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan edukatif di bidang biologi melalui media visual.
Chindy mengangkat tema “Save Our Biodiversity”, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati. Melalui poster tersebut, pesan konservasi dikemas secara visual agar informatif, komunikatif, dan mudah dipahami masyarakat.
Dalam prosesnya, Chindy mendapatkan pendampingan dari Dr. Evan Vria Andesmora, S.Si, M.Si. Pendampingan tersebut mencakup penguatan substansi ilmiah, penyempurnaan pesan edukasi, serta masukan terhadap penyajian karya sehingga informasi biologi dapat disampaikan secara efektif dan tetap memiliki ketepatan akademik.
Capaian tersebut menjadi perpaduan antara kreativitas, ketekunan, kompetensi akademik, dan proses pembimbingan yang berkelanjutan. Prestasi Chindy sekaligus menunjukkan bahwa ilmu biologi dapat dikomunikasikan secara kreatif melalui media visual sebagai sarana edukasi sekaligus kampanye pelestarian lingkungan.

Integrasi Ilmu Farmasi, Inovasi, dan Kewirausahaan
Prestasi berikutnya diraih Nabila Palepi, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, dalam National Business Plan Competition Bidang Kesehatan pada rangkaian PIALA HIMASEKTA 2026 yang diselenggarakan Universitas Andalas, Sumatera Barat, pada 24–27 September 2026.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Nabila berhasil meraih Juara 3, Gold Medal, dan Best Proposal Business Plan. Tiga penghargaan tersebut menjadi capaian yang menunjukkan kemampuan Nabila mengintegrasikan pengetahuan kefarmasian dengan inovasi dan pendekatan kewirausahaan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendampingan intensif Andhika Agra Putra Wijnana, S.Pi, M.Ling. Dalam proses pembimbingan, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan ide, menyusun dan menyempurnakan proposal, menganalisis permasalahan, memperkuat perencanaan bisnis, serta mempersiapkan presentasi dan penyampaian gagasan di hadapan dewan juri.
Penghargaan Best Proposal Business Plan menjadi apresiasi terhadap kualitas gagasan dan perencanaan bisnis yang dituangkan dalam proposal. Sementara itu, Gold Medal dan Juara 3 menunjukkan kemampuan Nabila dalam mengembangkan serta mempertahankan gagasannya secara kompetitif di tingkat nasional.
Lebih dari sekadar penghargaan, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi pengalaman penting bagi Nabila untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menganalisis permasalahan, menyusun strategi, berkomunikasi, melakukan public speaking, dan mempertahankan gagasan secara argumentatif.
Capaian ini sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa S1 Farmasi FMIPA Unib mampu mengembangkan kompetensi keilmuan menjadi gagasan inovatif yang memiliki nilai tambah dan potensi manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Karya Ilmiah Berbasis Data dan Statistika
Di bidang karya ilmiah, prestasi diraih Arlin Marsyanda dan Aisyah Yurike Dewi Barokah, mahasiswa Program Studi S1 Matematika. Keduanya berhasil meraih Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional dalam ajang Statistics Fair 2026 yang diselenggarakan bekerja sama dengan BPS Provinsi Bengkulu pada 25 Juli hingga 26 September 2026.
Prestasi tersebut mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan ilmiah melalui pendekatan data dan statistika. Dalam kompetisi tersebut, Arlin dan Aisyah melalui berbagai tahapan, mulai dari identifikasi dan perumusan masalah, pengembangan gagasan, pengolahan dan analisis data, penyusunan karya tulis, hingga presentasi di hadapan juri.
Seluruh proses tersebut mendapat pendampingan dari Siska Dwi Kumala, S.Si, M.Si. Dosen pembimbing memberikan arahan dalam pengembangan gagasan dan kerangka ilmiah, memastikan penggunaan pendekatan dan analisis yang tepat, serta memberikan masukan dalam penyempurnaan karya dan persiapan presentasi.
Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas akademik karya sekaligus membantu mahasiswa mengembangkan pola berpikir sistematis dan berbasis bukti.
Capaian sebagai Juara 2 tingkat nasional menjadi bukti bahwa mahasiswa S1 Matematika FMIPA Unib mampu mengaplikasikan pengetahuan matematika dan statistika untuk mengkaji persoalan secara ilmiah. Proses kompetisi juga memberikan pengalaman berharga dalam penelitian, analisis data, pemecahan masalah, komunikasi ilmiah, dan kerja sama tim.

Dua Gold Medal di Ajang Internasional
Tidak hanya di tingkat nasional, mahasiswa FMIPA Unib juga menorehkan prestasi di panggung internasional. Dalam 1st Samosir International Choir Competition yang berlangsung pada 24–27 September 2026, enam mahasiswa lintas program studi berhasil mempersembahkan dua Gold Medal pada kategori Mixed Choir dan Folksong.
Keenam mahasiswa tersebut adalah Muhammad Deni Apriyanto, Rachel Christin Zagoto, dan Siti Herfina Anjani dari Program Studi S1 Fisika; Yossy Estrada L. Sianturi dari Program Studi S1 Farmasi; serta Ida M.D. Rajagukguk dan Alex Yeremia Purba dari Program Studi S1 Geofisika.
Prestasi tersebut diraih melalui proses persiapan yang membutuhkan disiplin, konsistensi, kerja sama, dan komitmen. Para mahasiswa menjalani latihan rutin empat kali dalam seminggu, melakukan koordinasi dan persiapan kepanitiaan, serta memenuhi berbagai kebutuhan untuk mendukung keikutsertaan dalam kompetisi.
Dalam proses tersebut, mahasiswa mendapatkan pendampingan dari Nur Lina Maratana Nabiu, S.Pi, M.Si. Pendampingan dilakukan untuk mengarahkan proses persiapan, menjaga konsistensi latihan, serta mengoptimalkan potensi mahasiswa sehingga mampu tampil maksimal dalam kompetisi bertaraf internasional.
Perolehan dua Gold Medal menunjukkan bahwa potensi mahasiswa FMIPA Unib berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni dan kreativitas. Keterlibatan mahasiswa dari berbagai program studi sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dan kebersamaan di lingkungan FMIPA.
Dukungan Universitas Bengkulu dan FMIPA, terutama dalam menunjang kebutuhan akomodasi mahasiswa, turut berkontribusi terhadap kelancaran keikutsertaan dalam kompetisi internasional tersebut. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengembangan minat dan bakat merupakan bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang disiplin, percaya diri, kreatif, mampu bekerja sama, dan adaptif dalam lingkungan kompetitif.

Inovasi Teknologi melalui Internet of Things
Prestasi lainnya datang dari mahasiswa Program Studi S1 Fisika, Tsaqif Maulana Adyuta Laksono dan Salsa Zahra Nabila. Keduanya berhasil meraih penghargaan Best Innovation Bidang Internet of Things (IoT) 2026 dalam ajang Electrical Engineering in Action (EEA) 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Lampung tersebut berlangsung pada 12 Juni hingga 28 September 2026, dengan pelaksanaan secara daring dan luring di Dekanat Fakultas Teknik Universitas Lampung.
Dalam kompetisi tersebut, Tsaqif dan Salsa mendapatkan bimbingan dari Dr. Elfi Yuliza, S.Si., M.Si. Pendampingan diberikan dalam proses pengembangan dan penyempurnaan inovasi, khususnya dalam mengintegrasikan konsep-konsep fisika dengan teknologi dan sistem berbasis Internet of Things.
Penghargaan Best Innovation menjadi bukti kemampuan mahasiswa S1 Fisika dalam mengembangkan pengetahuan dasar dan konsep sains menjadi inovasi teknologi. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran fisika dapat menjadi fondasi bagi pengembangan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Memperkuat Budaya Prestasi melalui Sinergi Pembinaan
Beragam prestasi yang diraih mahasiswa FMIPA Unib tersebut memperlihatkan satu hal penting, yaitu bahwa capaian mahasiswa tidak lahir secara instan. Di balik setiap penghargaan terdapat proses belajar, latihan, pengembangan gagasan, kerja sama, serta pendampingan yang dilakukan secara konsisten.
Peran dosen pembimbing menjadi salah satu unsur penting dalam proses tersebut. Para dosen tidak hanya memberikan arahan terkait substansi dan kualitas karya, tetapi juga membantu mahasiswa mengasah kemampuan teknis, komunikasi, presentasi, kerja sama, hingga kesiapan menghadapi kompetisi.
Dengan demikian, prestasi mahasiswa FMIPA Unib tidak semata-mata diukur dari jumlah penghargaan yang diperoleh. Lebih dari itu, setiap kompetisi menjadi ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa menerapkan pengetahuan, mengembangkan kreativitas, memecahkan persoalan, bekerja dalam tim, serta membangun kepercayaan diri.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari upaya FMIPA Unib dalam membangun budaya akademik dan kemahasiswaan yang mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya dan berprestasi. Dukungan program studi, dosen pembimbing, fakultas, dan universitas menjadi modal penting dalam menciptakan ekosistem yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bidang yang ditekuni.
Prestasi mahasiswa dalam berbagai bidang tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa FMIPA lainnya untuk berani mengikuti kompetisi, mengembangkan gagasan, melakukan inovasi, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Ke depan, capaian tersebut diharapkan terus berkembang seiring dengan semakin kuatnya pembinaan dan pendampingan prestasi mahasiswa. Dengan sinergi seluruh sivitas akademika, mahasiswa FMIPA Unib diharapkan tidak hanya mampu mengharumkan nama Universitas Bengkulu di tingkat nasional dan internasional, tetapi juga menghasilkan karya dan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [Laporan: Arif | Editor: Purna Herawan | Humas].