Universitas Bengkulu (Unib) kembali memperluas jejaring kerja sama strategis. Kali ini, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) bersama Fakultas Pertanian (FP) Unib menjalin kolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Jumat (17/4/2026).



Dekan FMIPA Prof. Sal Prima Yudha, Dekan Fakultas Pertanian Prof. Suharyanto, dan Koordinator BMKG Bengkulu Luhur Tri Uji Prayitno ketika menyampakaikan sambutan.(foto:ist-fmipa)
Penandatanganan MoU berlangsung di ruang rapat utama Gedung FMIPA Unib, dilakukan oleh Dekan FMIPA Unib Prof. Dr. Sal Prima Yudha, S.Si, M.Si, Dekan FP Unib Prof. Dr. Ir. Suharyanto, S.Pt, M.Si, serta Kepala Stasiun Klimatologi Bengkulu selaku Koordinator BMKG Bengkulu, Luhur Tri Uji Prayitno, S.P, M.Ling.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FMIPA Unib Dr. Sipriyadi, S.Si, M.Si dan Prof. Dr. Arif Ismul Hadi, S.Si, M.Si, serta Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Pertanian Unib Prof. Heri Dwi Putranto, S.Pt, M.Sc, Ph.D.


Dekan FMIPA dan Koordinator BMKG Bengkulu saat menekan nota MoU.(foto:ist-fmipa)
Kemudian hadir pula Koordinator Program Studi Ilmu Tanah FP Unib Prof. Dr. Ir. Priyono Prawito, M.Sc, bersama tim dosen peneliti dan pengabdian kepada masyarakat FMIPA Unib yang menjadi penggagas kerja sama tersebut. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan, mencerminkan semangat kolaboratif yang kuat antar lembaga.
Dekan FMIPA Unib, Prof. Sal Prima Yudha, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu mendekatkan mahasiswa dan dosen pada praktik pembelajaran berbasis data, khususnya dalam analisis dan pemanfaatan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika (MKG).
“Melalui kolaborasi ini, sivitas akademika dapat lebih optimal dalam mengolah dan memanfaatkan data MKG secara aplikatif. Di sisi lain, ini juga menjadi bagian dari upaya kita memperkuat literasi iklim dan menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Senada dengan itu, Dekan FP Unib, Prof. Suharyanto, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kebutuhan terhadap data klimatologi sangat krusial bagi hampir seluruh program studi di FMIPA maupun Fakultas Pertanian.
“Kerja sama ini akan mempermudah akses data klimatologi yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa. Kolaborasi ini juga membuka peluang kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan informasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Suharyanto berharap MoU ini tidak berhenti pada tataran seremonial semata, melainkan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program dan kegiatan konkret yang berdampak langsung.
“Kita ingin kerja sama ini benar-benar hidup, dengan berbagai kegiatan kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak serta berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah,” tambahnya.
Kegiatan penandatanganan MoU ini diakhiri dengan sesi dokumentasi dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun sinergi berkelanjutan antara Unib dan BMKG Bengkulu. [Laporan: Arif & HDP | Editor: Purna Herawan | Humas].