FH UNIB Ukir Prestasi Pada Kompetisi Philip C Jessup 2022

KOMPETISI Philip C Jessup International Law Moot Court Competition 2022 (Jessup) National Round telah berakhir tanggal 27 Februari 2022. Pada ajang ini, Tim Fakultas Hukum UNIB mengukir prestasi dengan meraih 12th Best Overall Team Rankings dan 7th Best Memorial Rankings di tingkat Nasional dengan jumlah peserta lebih dari 20 Universitas di Indonesia.

Selain itu, pada ronde nasional ini, Tim FH UNIB mendapatkan 5th Best Memorial Respondent (Berkas lima besar tergugat terbaik).

Ini adalah kali kedua FH UNIB mengikuti kompetisi Jessup di tingkat nasional dimana sebelumnya pada tahun 2020 FH UNIB meraih peringkat 14 Nasional. Sebelumnya, pada tahun 2021 FH UNIB juga mengikuti kompetisi Jessup di tingkat internasional dengan meraih peringkat 300 besar dunia dengan jumlah partisipan lebih dari 600 Universitas di seluruh dunia.

Kompetisi Jessup adalah kompetisi peradilan semu di bidang hukum publik internasional yang terbesar dan paling bergengsi di dunia. Kompetisi ini pertama kali digelar pada tahun 1960 dan diselenggarakan setiap tahun pada tingkat nasional di Indonesia dan tingkat internasional di Washington D.C. Tahun ini, kompetisi tingkat nasional diadakan secara daring oleh penyelenggara INASIL (Indonesian National Society of International Law).

Dalam kompetisi peradilan semu ini, setiap tim dari universitas peserta berperan sebagai pengacara yang menghadapi kasus atau sengketa fiktif. Setiap tim dalam kompetisi Jessup menyusun argumen melawan tim peserta yang lain di hadapan majelis yang sebagian besar merupakan pengacara, hakim serta akademisi hukum tingkat internasional.

Di antara juri yang mengadili serta menguji argumen tim FH UNIB adalah pengacara, hakim, serta akademisi di bidang hukum internasional dari berbagai negara. Topik yang menjadi bahasan pada tahun ini mengenai Hak Imunitas Diplomatik bagi seorang istri diplomat, kebebasan berpendapat di dunia maya dan hukum cyber internasional.

Tim FH UNIB diwakili oleh 4 oralist yakni : Sharfina Azalia Nasution (2018), M. Yusuf Akbar (2019), Sarah Mutiah Kusman (2019), Rizki Tri Rusmana (2019) serta 2  researcher : Tryssa Ananta (2021), Ahmad Fauzi Muttaqien (2021). Tim ini dibimbing oleh Dosen Fakultas Hukum UNIB, Sonia Ivana Barus, S.H, M.H dan didukung seluruh pihak baik di Dekanat Fakultas Hukum maupun pimpinan Universitas Bengkulu.[Andrian/Hms1].