Universitas Bengkulu (Unib) kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pojok Statistik Unib berhasil meraih Juara I Nasional Anugerah Hari Statistik Nasional (HSN) 2026, mengungguli ratusan Pojok Statistik dari perguruan tinggi dan institusi pendidikan di seluruh Indonesia.



Rektor Unib dan Kepala BPS Provinsi Bengkulu saat menerima Penghargaan Pojok Statistik Terbaik di ajang Anugerah Hari Statistik Nasional 2026 di Jakarta.(foto:ist-doc)
Penghargaan tersebut diumumkan sekaligus diserahkan pada puncak peringatan HSN 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Platinum, kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).
Piagam dan trofi penghargaan diterima langsung oleh Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si, bersama Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Sahranudin. Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Utama BPS RI Dr. Ir. Zulkipli, M.Si, dan disaksikan Kepala BPS RI serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga.
Capaian tersebut menjadi penanda konsistensi Pojok Statistik Unib dalam mengembangkan literasi data dan statistik di lingkungan perguruan tinggi. Prestasi ini sekaligus melanjutkan catatan positif yang telah ditorehkan pada tahun-tahun sebelumnya.
Sebelumnya, Pojok Statistik Unib meraih Juara Harapan II pada 2023, kemudian Juara II Nasional pada 2024, dan Juara I Nasional pada 2025. Dengan kembali meraih Juara I pada 2026, Pojok Statistik Unib berhasil mempertahankan gelar nasional selama dua tahun berturut-turut.



Rektor Unib dan Kepala BPS Provinsi Bengkulu foto bersama dengan Tim Pojok Statistik Unib dan Mahasiswa Agen Statistik usai menerima penghargaan Anugerah Hari Statistik Nasional 2026 di Jakarta.(foto:ist-doc)
Koordinator Tim Pojok Statistik Unib, Firdaus, mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi dan sinergi yang terbangun secara konsisten antara pimpinan universitas, Tim Pojok Statistik Unib, dan BPS Provinsi Bengkulu.
“Keberhasilan ini adalah bukti nyata semangat, dedikasi, dan kerja sama yang baik antar pihak dalam mengembangkan literasi data dan statistik, baik di kampus maupun di masyarakat,” ungkap Firdaus.
Menurutnya, Pojok Statistik Unib berdiri sejak 2022 melalui kerja sama dengan BPS Provinsi Bengkulu. Sejak awal kehadirannya, layanan tersebut terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi tempat memperoleh data dan informasi statistik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan penguatan literasi data bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
“Dengan prestasi ini, semakin mantap langkah Unib untuk mewujudkan visi menjadi Universitas Unggul dan berdampak, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan sektor statistik di Indonesia,” ujarnya.



Mahasiswa Prodi S1 Statistik Unib yang menjadi Agen Statistik juga ikut meraih penghargaan sebagai Peringkat Tiga Nasional dalam kompetisi Statistical Data Camp 2026.(foto:ist-doc)
Mahasiswa Unib Turut Berprestasi
Prestasi Pojok Statistik Unib pada HSN 2026 semakin lengkap dengan capaian mahasiswa. Selain penghargaan bagi institusi, dua mahasiswa Program Studi S1 Statistik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unib yang menjadi Agen Pojok Statistik juga berhasil menorehkan prestasi nasional.
Melalui binaan intensif Tim Pojok Statistik Unib bersama Tim Pojok Statistik BPS Provinsi Bengkulu yang dikoordinatori Syifa Nurhidayah, mahasiswa J.H. Isabel Gultom dan Rahmi Yulian Utami sukses meraih Peringkat III Kompetisi Statistical Data Camp (SDC) 2026 kategori Videografis.
Firdaus menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa penguatan literasi data dan statistik di Unib tidak berhenti pada penyediaan layanan informasi, tetapi mulai berkembang menjadi budaya akademik yang melibatkan mahasiswa secara aktif.
“Hal ini membuktikan bahwa literasi data statistik semakin masif dilakukan, bukan saja untuk kebutuhan institusi, tetapi juga menyebar ke seluruh mahasiswa dan masyarakat,” tuturnya.
Dukung Tridharma dan Kampus Berdampak
Sementara itu, Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian nasional yang kembali diraih Pojok Statistik Unib.
Menurutnya, keberadaan Pojok Statistik di Gedung Perpustakaan Unib memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi data sivitas akademika sekaligus mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
“Pojok Statistik sangat bermanfaat, terutama dalam mendukung kebutuhan Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, prestasi ini harus terus dipertahankan agar memberi dampak lebih luas,” ujarnya.

Rektor menjelaskan, pengembangan Pojok Statistik ke depan tidak hanya diarahkan pada layanan data, tetapi juga akan diintegrasikan dengan berbagai program yang mendukung agenda Kampus Berdampak. Di antaranya melalui kegiatan praktisi mengajar, seminar, kuliah umum, hingga pelatihan pendataan bagi mahasiswa.
Mahasiswa, lanjutnya, diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan data statistik untuk kebutuhan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan menyampaikan dan memanfaatkan data secara tepat di tengah masyarakat sehingga dapat berperan sebagai duta statistik.
“Pengembangan Pojok Statistik yang dilakukan antarunit kerja, termasuk Unit Pendukung Akademik (UPA) Perpustakaan, juga diharapkan semakin meningkatkan jumlah kunjungan ke perpustakaan yang merupakan jantungnya ilmu pengetahuan tersebut,” pungkas Prof. Indra.
Apresiasi Insan Statistik Nasional
Anugerah Hari Statistik Nasional merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan BPS RI sebagai bentuk apresiasi terhadap instansi pendidikan, lembaga, dan insan statistik yang berkontribusi dalam pengembangan literasi serta layanan statistik di Indonesia.
Puncak HSN 2026 berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan insan statistik dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah pejabat negara dan pimpinan lembaga turut hadir, di antaranya Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widya Sari Dewi, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nugroho Sulistyo Budi, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Anggito Abimanyu, Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tri Tito Karnavian, para kepala daerah, serta para pemangku kepentingan terkait.

Pada kesempatan yang sama, BPS RI juga memberikan sejumlah penghargaan kepada kementerian dan lembaga atas kontribusinya dalam pemanfaatan data statistik untuk pembangunan. Salah satunya diberikan kepada Kementerian Dalam Negeri atas kontribusinya dalam mengoptimalkan data statistik sebagai kompas pembangunan daerah.
Penghargaan tersebut diterima Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan diserahkan langsung oleh Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti bersama Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
Bagi Unib, capaian Pojok Statistik tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi perguruan tinggi dengan lembaga statistik dapat melahirkan ekosistem literasi data yang tidak hanya mendukung kebutuhan akademik, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk semakin dekat dengan data.
Prestasi ini sekaligus memperkuat langkah Unib dalam mewujudkan visi “Unggul, Inklusif, Inovatif, dan Berdampak untuk Indonesia Emas”, melalui penguatan budaya akademik berbasis data dan kontribusi nyata bagi pengembangan literasi statistik di Indonesia. [Laporan: Firdaus | Editor: Purna Herawan | Humas].