UNIVERSITAS BENGKULU

Universitas Bengkulu (Unib) terus memperkuat tata kelola anggaran untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 berjalan efektif, tepat waktu, dan akuntabel. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Rapat Evaluasi dan Optimalisasi Percepatan Anggaran Belanja Tahun Anggaran 2026 yang digelar Jumat (18/9/2026) di Ruang Rapat 3 Gedung Rektorat Unib.

Suasana rapat realisasi dan evaluasi anggaran belanja tahun 2026 berjalan lancar.(foto:Bayupi)

Rapat tersebut menjadi momentum evaluasi bersama terhadap capaian penyerapan anggaran sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan dan mempercepat pelaksanaan program serta kegiatan pada sisa waktu Tahun Anggaran 2026.

Rapat dipimpin Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unib, Dr. Yulian Fauzi, S.Si, M.Si, dan dihadiri para Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Kepala Biro, dan para Kepala Lembaga, serta bendahara seluruh fakultas dan unit kerja di lingkungan Universitas Bengkulu.

Dalam rapat dipaparkan perkembangan realisasi anggaran Unib hingga 16 September 2026. Dari total pagu anggaran sebesar Rp596,35 miliar, realisasi anggaran telah mencapai Rp228,38 miliar atau 38,30 persen. Dengan demikian, masih terdapat anggaran yang perlu segera direalisasikan melalui percepatan pelaksanaan program dan kegiatan pada Triwulan IV.

Suasana rapat realisasi dan evaluasi anggaran belanja tahun 2026 berjalan lancar.(foto:Bayupi)

Jika dilihat berdasarkan jenis belanja, realisasi belanja pegawai telah mencapai 82,15 persen, sedangkan belanja barang berada pada angka 40,40 persen. Sementara itu, realisasi belanja modal baru mencapai 9,77 persen.

Capaian belanja modal tersebut menjadi salah satu perhatian utama dalam evaluasi. Selain berkaitan dengan proses administrasi, pelaksanaannya juga membutuhkan percepatan pada tahapan pengadaan barang dan jasa serta penyelesaian pekerjaan di masing-masing unit kerja.

Dari sisi sumber pendanaan, realisasi anggaran Rupiah Murni dan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) telah mencapai 72,40 persen. Sementara itu, realisasi anggaran yang bersumber dari Badan Layanan Umum (BLU) mencapai 43,54 persen dan Saldo Awal BLU sebesar 21,91 persen. Adapun anggaran yang bersumber dari pinjaman luar negeri hingga periode evaluasi tersebut belum terealisasi.

Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Yulian Fauzi foto bersama dengan peserta rapat..(foto:Bayupi)

Evaluasi juga menunjukkan bahwa pada akhir Triwulan III, realisasi anggaran tujuh fakultas dan seluruh Unit Penunjang Akademik (UPA) masih berada di bawah 50 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan program dan kegiatan tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran.

Karena itu, seluruh unit kerja didorong untuk segera menuntaskan berbagai dokumen administrasi, mempercepat pelaksanaan kegiatan, serta memastikan proses pengadaan barang dan jasa berjalan sesuai ketentuan dan dapat diselesaikan tepat waktu.

Sebagai langkah konkret, seluruh unit kerja telah menyusun Rencana Penarikan Dana (RPD) untuk Triwulan IV yang meliputi Oktober, November, dan Desember 2026. RPD tersebut menjadi acuan bagi masing-masing unit dalam memastikan pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Yulian Fauzi foto bersama dengan peserta rapat..(foto:Bayupi)

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum menekankan pentingnya koordinasi dan pemantauan secara berkala agar setiap rencana yang telah disusun dapat dilaksanakan secara optimal. Percepatan realisasi anggaran juga harus tetap diiringi dengan ketepatan administrasi, kepatuhan terhadap ketentuan, akuntabilitas, dan kualitas pelaksanaan kegiatan.

Melalui evaluasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Unib berkomitmen memastikan anggaran yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pencapaian program kerja universitas.

Optimalisasi anggaran tersebut pada akhirnya diharapkan tidak hanya tercermin pada peningkatan capaian realisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap penguatan layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Bengkulu. [Laporan: Bayupi | Editor: Purna Herawan | Humas].