UNIVERSITAS BENGKULU

Universitas Bengkulu (Unib) kembali menorehkan catatan membanggakan melalui kiprah mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang sepanjang Agustus 2026 berhasil meraih sejumlah prestasi di berbagai ajang. Tidak hanya di tingkat regional dan nasional, mahasiswa FMIPA Unib juga mampu menunjukkan daya saingnya di panggung internasional.

Capaian tersebut datang dari beragam bidang, mulai dari kepemimpinan dan pengembangan diri, riset dan inovasi, hingga olahraga. Prestasi yang diraih menjadi gambaran bahwa potensi mahasiswa FMIPA Unib terus tumbuh dan berkembang, sekaligus menunjukkan keberanian mereka untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan menghadirkan karya yang memberi nilai tambah.

Mahasiswa berprestasi Ayu Zalika Sari dan dosen pembimbingnya.(foto:ist-arif)

Salah satu prestasi tersebut diraih Ayu Zalika Sari, mahasiswa Program Studi D-3 Farmasi FMIPA Unib. Di bawah bimbingan Suci Rahmawati, S.Farm, Apt, M.Farm, Ayu berhasil meraih Duta Berbakat Putri pada ajang Pemilihan Duta HIV/AIDS Provinsi Bengkulu Tahun 2026.

Prestasi ini menjadi buah dari dedikasi, kerja keras, serta komitmen Ayu dalam mengembangkan potensi diri, khususnya pada bidang akademik, kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pemilihan Duta HIV/AIDS Provinsi Bengkulu merupakan ajang tingkat provinsi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bengkulu. Berlangsung sejak 2 Juli hingga 12 Agustus 2026, rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai tahapan seleksi dan pembinaan, mulai dari tes tertulis, presentasi social project, wawancara, pra-karantina, karantina, malam bakat, hingga grand final.

Setiap tahapan menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah kapasitas sekaligus menunjukkan gagasan dan kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat, khususnya HIV/AIDS. Bagi Ayu, pengalaman tersebut tidak hanya menghasilkan sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran untuk memperkuat kemampuan public speaking, kepemimpinan, kerja sama tim, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu.

Kiprah mahasiswa FMIPA Unib juga bersinar di panggung internasional. Beirta Rahmadhani, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi FMIPA Unib, bersama Tim VOCARE Universitas Bengkulu, berhasil meraih Bronze Medal dan Best Poster pada ajang 10th Futuristic, Prestige Research, Technology and Art (Faperta Fair) 2026.

Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Unib dalam mengembangkan gagasan inovatif berbasis riset sekaligus mengomunikasikannya dalam forum kompetisi internasional. Prestasi itu juga tidak terlepas dari bimbingan dan dukungan Prof. Dr. Ir. Endina Putri Purwandari, S.T, M.Kom, dosen Fakultas Teknik Unib.

Mahasiswa FMIPA ikut dalam Tim VOCARE Unib yang berhasil meraih prestasi tingkat internasional.(foto:ist-arif)

Faperta Fair 2026 merupakan kompetisi esai tingkat internasional yang diselenggarakan Sentosa Foundation dengan mengusung tema “Innovation in Action: Creating Impact for the Future”. Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk mengembangkan gagasan inovatif berbasis riset dalam merespons berbagai tantangan global.

Mengangkat subtema Health, Tim VOCARE menghadirkan esai berjudul “VOCARE: A Voice-Based Digital Twin for Screening Prodromal Parkinson’s Disease”. Gagasan tersebut menawarkan inovasi skrining dini penyakit Parkinson melalui analisis biomarker suara dengan memanfaatkan speech foundation model dan digital twin.

Dari sekitar 200 peserta, Tim VOCARE berhasil melewati proses seleksi hingga ditetapkan sebagai finalis. Perjalanan kemudian berlanjut melalui tahapan persiapan dan pembinaan, technical meeting, hingga babak final yang digelar secara luring pada 8–9 Agustus 2026 di Hotel Grand Tower Inn Rama 6, Bangkok, Thailand.

Pada babak final, tim mengikuti pameran poster, sesi penjurian, presentasi final, hingga upacara penghargaan. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa Unib untuk memperkenalkan gagasan inovasinya dan menguji kemampuan akademik di tengah peserta dari berbagai latar belakang.

Menariknya, Tim VOCARE merupakan wujud nyata kolaborasi lintas disiplin di lingkungan Universitas Bengkulu. Tim tersebut beranggotakan mahasiswa dari Program Studi S1 Informatika, S1 Farmasi, dan S1 Kedokteran.

Kolaborasi tersebut memberikan pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan inovatif, menyusun karya ilmiah, berkomunikasi secara akademik, melakukan presentasi, sekaligus bekerja dalam tim dengan latar belakang keilmuan yang berbeda.

Bronze Medal dan Best Poster yang diraih Tim VOCARE semakin menegaskan bahwa mahasiswa Unib memiliki kapasitas untuk menghasilkan gagasan inovatif dan bersaing di tingkat internasional. Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini diharapkan turut memperkuat budaya riset, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin di kalangan mahasiswa.

Dari panggung lokal, prestasi mahasiswa FMIPA Unib juga datang dari arena olahraga. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bola FMIPA Unib berhasil meraih Juara 3 lomba futsal pada kegiatan AGATIS yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi, Fakultas Teknik Unib, dalam rangka Dies Natalis pada 29–30 Agustus 2026.

Tim Futsal dari UKM Bola FMIPA Unib yang berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi tingkat provinsi.(foto:ist-arif)

Dengan bimbingan Oon Septa, S.Si, M.Si, tim UKM Bola FMIPA Unib tampil kompetitif di tengah persaingan 16 tim futsal dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.

Perjalanan tim dalam kompetisi tersebut menjadi bukti kerja keras, semangat juang, kekompakan, kedisiplinan, strategi, dan sportivitas yang terus dibangun para anggota. Keikutsertaan dalam AGATIS sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan olahraga dan menambah pengalaman bertanding dalam kompetisi yang lebih kompetitif.

Bagi UKM Bola FMIPA, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membawa nama baik FMIPA Unib. Prestasi itu diharapkan menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, memperkuat kekompakan, dan berani menargetkan prestasi pada kompetisi yang lebih tinggi.

Sementara itu, prestasi lainnya datang dari bidang riset dan inovasi. Abdi Fitriawan dari Program Studi S1 Geofisika dan Rahma Oktasari dari Program Studi S1 Fisika berhasil meraih Bronze Medal pada Lomba Esai Nasional: National Empowerment Innovation, Research and Art (Neira) Competition 3.

Kompetisi tingkat nasional tersebut diikuti 81 tim dan diselenggarakan atas kerja sama Sentosa Foundation dengan HIMABA UGM Yogyakarta pada 29–30 Agustus 2026.

Dalam kompetisi ini, tim FMIPA Unib mengangkat isu lingkungan melalui esai berjudul “KasFaGrow: Inovasi Sirkular Hibrida Kasgot-FABA dalam Pengelolaan Limbah PLTU sebagai Solusi Krisis Ekologis di Bengkulu (Studi Kasus PLTU Teluk Sepang)”.

Mahasiswa FMIPA Unib dan Dosen Pembimbingnya yang berhasil meraih prestasi tingkat nasional.(foto:ist-arif)

Gagasan tersebut menawarkan pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), khususnya Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), yang dikombinasikan dengan kasgot atau bekas maggot. Inovasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan di bidang pertanian, termasuk sebagai bahan remediasi atau pembenah tanah dengan tingkat keasaman tinggi.

Gagasan tersebut dikembangkan melalui kolaborasi lintas program studi dan mendapat bimbingan serta arahan dari Prof. Dr. Arif Ismul Hadi, S.Si, M.Si, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Unib.

Keberhasilan meraih Bronze Medal menunjukkan bahwa mahasiswa FMIPA Unib mampu mengangkat persoalan yang dekat dengan lingkungan dan masyarakat Bengkulu menjadi gagasan inovatif yang memiliki perspektif penyelesaian masalah. Di tengah persaingan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, capaian ini sekaligus memperlihatkan kemampuan mahasiswa Unib untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan menghasilkan karya berbasis keilmuan.

Beragam capaian tersebut mendapat apresiasi dari Dekan FMIPA Unib Prof. Dr. Sal Primayudha S, S.Si, M.Si. Melalui Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Arif Ismul Hadi, S.Si, M.Si, pimpinan FMIPA Unib menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mengukir prestasi sepanjang Agustus 2026.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, dukungan dosen pembimbing, serta lingkungan akademik yang terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan berani berkompetisi.

Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FMIPA Unib lainnya untuk tidak berhenti pada pencapaian yang ada, tetapi terus mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, dan berani mengambil peluang di berbagai bidang.

“Muda Berprestasi dan Menginspirasi” pun diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi semangat yang tumbuh dalam diri mahasiswa FMIPA Unib untuk terus menghasilkan karya, mengembangkan inovasi, menjunjung sportivitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan capaian di berbagai bidang tersebut, mahasiswa FMIPA Unib menunjukkan bahwa prestasi dapat lahir dari beragam ruang. Dari isu kesehatan dan inovasi teknologi, gagasan lingkungan, hingga kompetisi olahraga, mahasiswa terus membuktikan diri sebagai generasi muda yang mampu membawa nama baik almamater dan berkiprah di tingkat regional, nasional, maupun internasional. [Laporan: Arif | Editor: Purna Herawan | Humas].