UNIVERSITAS BENGKULU

Universitas Bengkulu (Unib) kembali melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Jalur Masuk Unib (JaMak). Sebanyak 857 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) JaMak untuk memperebutkan kuota mahasiswa baru jalur mandiri yang masih tersedia di berbagai program studi.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata saat melakukan monitoring pelaksanaan UTBK JaMak Unib.(foto:hms1)

Pelaksanaan UTBK JaMak berlangsung selama empat hari, 13–17 Juli 2026, dalam delapan sesi ujian yang dipusatkan di Gedung Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Unib. Seleksi ini menjadi jalur mandiri kedua yang diselenggarakan Unib setelah sebelumnya sukses melaksanakan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) bersama konsorsium perguruan tinggi negeri di bawah koordinasi Badan Kerja Sama PTN Wilayah Barat.

Sebagai salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan mahasiswa baru, UTBK JaMak dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik dan potensi terbaik. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berbasis teknologi komputer guna menjamin kualitas hasil seleksi.

Pelaksanaan ujian menggunakan tiga ruang laboratorium komputer yang telah dilengkapi perangkat dan jaringan internet berkapasitas memadai. Pada setiap sesi, kecuali sesi kedelapan, sebanyak 120 peserta mengikuti ujian secara bersamaan dengan pengawasan ketat dari panitia yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan (Tendik) Universitas Bengkulu.

Soal-soal UTBK JaMak disusun untuk mengukur kemampuan akademik yang dibutuhkan mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi. Selain memenuhi standar validitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda yang memadai, materi ujian juga dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills/HOTS), meliputi penguasaan bidang studi dasar serta kemampuan akademik sesuai kelompok program studi Sains dan Teknologi (Saintek) maupun Sosial dan Humaniora (Soshum) yang dipilih peserta.

Pelaksanaan UTBK JaMak mendapat perhatian langsung dari pimpinan universitas. Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, melakukan peninjauan ke lokasi ujian pada Rabu (15/7/2026) untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung tertib, aman, dan sesuai prosedur.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata saat melakukan monitoring pelaksanaan UTBK JaMak Unib.(foto:hms1)

Dalam peninjauan tersebut, Rektor didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Kamaludin, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum Dr. Yulian Fauzi, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof. Ashar Muda Lubis, Plt. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Andi Yudi Prayoga, S.Kom, M.M, serta Sekretaris Bidang Pengembangan Pembelajaran LPMPP Unib Prof. Dr. Arono.

Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan seleksi dengan baik. Ia berharap proses penerimaan mahasiswa baru melalui JaMak dapat menghasilkan calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik unggul dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan visi Universitas Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang unggul, inklusif, inovatif, dan berdampak.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unib, Andi Yudi Prayoga, menjelaskan bahwa jumlah peserta JaMak tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, peserta UTBK JaMak tercatat sebanyak 593 orang, sedangkan pada tahun ini meningkat menjadi 857 peserta.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata berdiskusi dengan panitia pelaksana UTBK JaMak Unib.(foto:hms1)

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan dan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Bengkulu.

“Hingga pelaksanaan sesi keenam, tingkat kehadiran peserta tergolong sangat baik. Hanya pada sesi pertama terdapat 34 peserta tidak hadir dari total 120 peserta. Secara umum, seluruh tahapan seleksi berjalan tertib dan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.

Andi menambahkan, panitia juga terus melakukan pengawasan secara ketat untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian. Hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi kecurangan selama proses seleksi berlangsung.

“Melalui UTBK JaMak ini, kami berharap dapat mengisi kuota mahasiswa baru yang masih tersedia sekaligus memperoleh calon mahasiswa yang benar-benar memiliki kualitas akademik terbaik untuk belajar di Universitas Bengkulu,” katanya.

Ia juga menginformasikan bahwa apabila seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, hasil seleksi UTBK JaMak akan diumumkan pada 19 Juli 2026 secara daring melalui laman resmi Universitas Bengkulu di www.unib.ac.id. [Purna Herawan | Humas].