Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk PTN Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026 di Universitas Bengkulu (Unib) berakhir pada Jumat sore (19/6/2026). Seleksi yang diikuti 2.015 pendaftar tersebut berlangsung selama tiga hari, sejak 17 hingga 19 Juni 2026, dengan pelaksanaan yang tertib, lancar, dan tanpa ditemukan adanya kecurangan maupun kendala berarti.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unib, Prof. Dr. Kamaludin, S.E, M.M, selaku Ketua Panitia Lokal SMMPTN-Barat Unib melalui Juru Bicara Panitia Lokal, Iqbal Rahmat Gani, M.Kesos, menjelaskan bahwa UTBK tahun ini dilaksanakan dalam enam sesi ujian. Setiap harinya digelar dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang, dengan melibatkan ratusan petugas yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.
Menurut Iqbal, keberhasilan pelaksanaan UTBK SMMPTN-Barat 2026 tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi seluruh unsur panitia, mulai dari Penanggung Jawab Lokasi (PJL), Wakil PJL, Penanggung Jawab Ruang (PJR), Teknisi Ruang, hingga para pengawas yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan berpengalaman di lingkungan Universitas Bengkulu.
Selain itu, tidak ditemukannya praktik kecurangan selama pelaksanaan tes juga menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan seleksi tahun ini. Kondisi tersebut terwujud berkat kedisiplinan peserta serta penerapan sistem pengawasan yang ketat sejak sebelum ujian dimulai, selama proses ujian berlangsung, hingga setelah ujian selesai dilaksanakan. Monitoring dan evaluasi secara langsung yang dilakukan pimpinan universitas juga menjadi faktor penting dalam menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan ujian.
“Atas nama Panitia Pusat SMMPTN-Barat dan pimpinan Universitas Bengkulu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bekerja maksimal serta kepada seluruh peserta yang telah mengikuti ujian dengan jujur dan sportif,” ujar Iqbal.

Ia mengungkapkan, panitia sempat mengantisipasi potensi kepadatan aktivitas kampus pada hari kedua pelaksanaan ujian, Kamis (18/6/2026), yang bertepatan dengan Wisuda Periode ke-114 Universitas Bengkulu di Gedung Serba Guna (GSG) Unib. Kegiatan wisuda yang dihadiri ribuan wisudawan beserta keluarga menyebabkan kawasan kampus dipadati masyarakat. Namun, berkat koordinasi yang baik antarpetugas dan kesiapan panitia, pelaksanaan UTBK tetap berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.
“Potensi hambatan memang ada karena pada hari kedua pelaksanaan tes bersamaan dengan kegiatan wisuda yang menghadirkan ribuan orang ke kampus. Namun berkat kesigapan seluruh panitia dan koordinasi yang baik, pelaksanaan UTBK tetap berjalan lancar tanpa gangguan,” jelasnya.
Meski seluruh sesi ujian berlangsung tertib dan tanpa kecurangan, panitia mencatat masih terdapat sejumlah peserta yang tidak hadir mengikuti tes. Pada sesi pertama tercatat 37 peserta absen, sesi kedua 22 peserta, sesi ketiga 13 peserta, sesi keempat 13 peserta, sesi kelima 22 peserta, dan sesi keenam 11 peserta. Dengan demikian, total peserta yang tidak hadir selama tiga hari pelaksanaan ujian mencapai 118 orang.
Iqbal menyayangkan masih adanya peserta yang tidak memanfaatkan kesempatan mengikuti seleksi tersebut. Pasalnya, peserta yang tidak hadir secara otomatis dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti ujian susulan.

“Kami sangat menyayangkan peserta yang tidak hadir karena UTBK SMMPTN-Barat hanya dilaksanakan satu kali dan tidak ada jadwal ujian susulan. Total terdapat 118 peserta yang tidak mengikuti tes dan secara otomatis dinyatakan gugur pada jalur seleksi ini,” tegasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, hasil UTBK SMMPTN-Barat 2026 akan diumumkan pada 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB melalui laman utama: pengumuman.smmptnbarat.id serta laman mirror yang tersedia pada website resmi perguruan tinggi anggota konsorsium.
Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil melalui jalur SNBT maupun SMMPTN-Barat, Universitas Bengkulu masih membuka kesempatan melalui Jalur Mandiri Masuk (Ja-Mak) Unib 2026. Pendaftaran masih dibuka hingga 8 Juli 2026, sedangkan pelaksanaan tes berbasis komputer dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Juli 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 19 Juli 2026.
“Apabila peserta belum lulus pada pengumuman SMMPTN-Barat tanggal 30 Juni nanti, masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi melalui jalur Ja-Mak Unib dengan mendaftar melalui laman: jamak.unib.ac.id,” kata Iqbal.

Ia juga mengajak para calon mahasiswa untuk menjadikan Universitas Bengkulu sebagai pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Selain telah meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT, Unib juga memiliki puluhan program studi yang telah terakreditasi Unggul dan A, serta menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil memperoleh pengakuan akreditasi internasional ACQUIN pada berbagai program studi.
Menurutnya, Unib terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. Berbagai program beasiswa juga tersedia bagi mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan dukungan finansial. Selain itu, mahasiswa dibekali berbagai kompetensi tambahan yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal memasuki dunia kerja.
“Tidak perlu ragu memilih Universitas Bengkulu. Selain memiliki kualitas akademik yang terus meningkat, Unib juga memberikan banyak peluang pengembangan diri, dukungan beasiswa, dan pembekalan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Karena itu, kami mengajak para calon mahasiswa untuk segera bergabung dan melanjutkan studi di Universitas Bengkulu,” tutup Iqbal. [Purna Herawan | Humas].