Program Studi Doktor (S3) Linguistik Terapan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu (FKIP Unib), menjalani Asesmen Lapangan (AL) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 30–31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam proses akreditasi program studi, sekaligus wujud komitmen Unib dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada jenjang doktoral.

Rapat Pembukaan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Program Doktor Linguistik Terapan FKIP Unib.(foto:arif)
Asesmen lapangan dilakukan oleh Tim Asesor LAMDIK yang terdiri atas Prof. Dr. Sumiyadi, M.Hum dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Prof. Dr. Nani Solihati, M.Pd dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). Kedua asesor melakukan verifikasi dan validasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, mulai dari tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum dan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga luaran serta capaian tridarma perguruan tinggi.
Pembukaan asesmen lapangan dan rapat evaluasi administrasi berlangsung di Ruang Senat FKIP Unib, serta dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Bengkulu Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si. Turut mendampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Kamaludin, S.E, M.M, Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum Dr. Yulian Fauzi, S.Si, M.Si, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Agustin Zarkani, S.P, M.Sc, Ph.D. Hadir pula Ketua LPPM, Ketua LPMPP, dan Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Unib.
Dari unsur fakultas, hadir Dekan FKIP Unib Abdul Rahman, S.Si, M.Si, Ph.D, didampingi para Wakil Dekan, yakni Prof. Dr. Iwan Setiawan, S.Si, M.Sc, Dr. Dian Pujianto, S.Pd, M.Or, dan Dr. Rio Kurniawan, S.Pd, M.Pd, serta Kepala Bagian Umum FKIP Unib Arya Permana, S.Kom. Koordinator Program Studi, Prof. Drs. Safnil, M.A, Ph.D, bersama seluruh Tim Task Force Akreditasi Program Studi S3 Linguistik Terapan juga mengikuti seluruh rangkaian asesmen.


Rektor Unib mengapresiasi kegiatan asesmen lapangan dan mendukung penuh peningkatan akreditasi Program Doktor Linguistik Terapan FKIP Unib.(foto:arif)
Dalam sambutannya, Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan tahapan krusial dalam upaya penjaminan mutu dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Universitas Bengkulu.
“Seluruh pimpinan Universitas Bengkulu memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan mutu Program Studi S3 Linguistik Terapan. Kami berkomitmen memenuhi seluruh standar dan kriteria yang ditetapkan LAMDIK, sehingga program studi ini dapat meraih peningkatan akreditasi,” ujarnya.
Rektor juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai mitra strategis lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan pendidikan doktoral sekaligus berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bengkulu dan kawasan sekitarnya.


Rektor dan para Wakil Rektor Unib, serta pimpinan FKIP Unib foto bersama dengan Tim Asesor.(foto:arif)
Selama asesmen lapangan, Tim Asesor melaksanakan serangkaian kegiatan secara terstruktur dan dialogis, meliputi diskusi dengan pimpinan UPPS, konfirmasi data dan dokumen kualitatif, diskusi dengan pelaksana penjaminan mutu internal, Tim Task Force Akreditasi, dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga pengguna lulusan. Selain itu, Tim Asesor juga meninjau langsung sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan Program Studi S3 Linguistik Terapan.
Pada akhir kegiatan, Tim Asesor menyampaikan umpan balik (feedback) serta melakukan penandatanganan berita acara asesmen lapangan. Berdasarkan hasil sementara dan berbagai masukan yang diberikan, FKIP Unib optimistis Program Studi S3 Linguistik Terapan yang didirikan pada 22 Februari 2023 dan saat ini telah terakreditasi baik dapat memperoleh hasil akreditasi yang lebih unggul, sekaligus semakin memperkuat perannya dalam pengembangan keilmuan linguistik terapan serta kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas. [Laporan: Arif Hidayat | Editor: Purna Herawan | Humas].