Universitas Bengkulu (Unib) kembali memperkuat jejaring kolaborasi strategis dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Raden Inten. Penandatanganan ini menjadi bagian dari rangkaian acara peluncuran Aplikasi CENTURION-21 dan Lapor Pangdam yang digelar secara hybrid, luring dan daring, di dua wilayah sekaligus, Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu, pada Kamis (29/1/2026).



Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata ketika menandatangani PKS dengan Kodam XXI/Raden Inten.(foto:hms1)
Di Provinsi Bengkulu, kegiatan diikuti secara daring dari Balai Prajurit Korem 041/Garuda Emas. Acara ini dihadiri langsung oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, Wakil Gubernur Bengkulu Ir. Mian, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta kalangan pers.
Sementara itu, pelaksanaan utama secara luring berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, dengan dihadiri Pangdam XXI/Raden Inten Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, S.Sos, M.Si (Han), Staf Ahli Gubernur Lampung, unsur Forkopimda Provinsi Lampung, serta pimpinan sejumlah perguruan tinggi di wilayah Lampung.
Nota perjanjian kerja sama Unib dan Kodam XXI/Raden Inten ditandatangani oleh Rektor Unib Prof. Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si, dan disaksikan oleh Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto. Kegiatan ini turut dihadiri para Wakil Rektor serta para Dekan dari delapan fakultas di lingkungan Universitas Bengkulu.
Kerja sama ini mencakup penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara terintegrasi, meliputi pengembangan program pendidikan bersama, kolaborasi riset dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Kedua belah pihak juga sepakat mendorong sinergi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), pengembangan digitalisasi dan akses informasi terpadu, serta kontribusi aktif dalam pembangunan ketahanan wilayah yang berkelanjutan.



Rektor Unib dan Danrem 041/Garuda Emas saling bertukar plakat institusi sebagai cindera mata.(foto:hms1)
Pada kesempatan yang sama, Kodam XXI/Raden Inten juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya, antara lain Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (Itera), Politeknik Negeri Lampung, UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan Universitas Prof. Dr. Hazairin (Unihaz). Selain itu, Kodam XXI/Raden Inten turut menjalin kerja sama kemitraan dengan Indonesia Indicator serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.
Dalam arahannya, Pangdam XXI/Raden Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan pentingnya kolaborasi strategis antara TNI dan perguruan tinggi sebagai pilar utama dalam membangun ketahanan wilayah yang berkelanjutan melalui pendekatan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan komitmen Kodam XXI/Raden Inten dalam peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia di Provinsi Lampung dan Bengkulu, sejalan dengan nilai-nilai Panca Radin Inten.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung tridarma perguruan tinggi agar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah,” ujarnya.



Pangdam XXI/Raden Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menyampaikan sambutan yang disaksikan secara daring di Makorem 041/Garuda Emas Bengkulu.(foto hms1)
Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah strategis karena perguruan tinggi berperan sebagai pusat riset dan inovasi, sementara TNI memiliki kekuatan dalam implementasi dan penerapan program di lapangan.
Sementara itu, Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai penandatanganan PKS ini sebagai bentuk kepercayaan dan pengakuan terhadap peran perguruan tinggi dalam mendukung agenda kebangsaan.
“Melalui kerja sama ini, Unib berkomitmen membangun sinergi yang menghasilkan program-program berdampak nyata bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas,” ungkapnya.
Peluncuran CENTURION-21 dan Lapor Pangdam
Pada kesempatan yang sama, Kodam XXI/Raden Inten secara resmi meluncurkan Aplikasi CENTURION-21 dan Lapor Pangdam, yang disaksikan unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan pimpinan perguruan tinggi secara luring, serta Forkopimda Provinsi Bengkulu dan pimpinan perguruan tinggi di Bengkulu secara daring.



Pangdam XXI/Raden Inten saat meluncurkan Aplikasi Centurion-21 disambut antusias oleh unsur Forkompinda dan pimpinan perguruan tinggi serta tokoh masyarakat Bengkulu.(foto:hms1)
Pangdam XXI/Raden Inten menjelaskan bahwa CENTURION-21 merupakan instrumen digital strategis yang dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat, akurat, dan antisipatif dalam menjaga stabilitas wilayah.
“CENTURION-21 bukan sekadar platform digital, tetapi fondasi data terintegrasi yang menjadi bagian dari program besar Panca Radin Inten untuk memperkuat ketahanan wilayah,” jelasnya.
Dalam kurun waktu 46 hari, sistem ini telah menghimpun sebanyak 15.598 data survei lapangan dari 3.300 desa di wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu. Data tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari sektor pertanian dan peternakan, dan lain sebagainya.
CENTURION-21 menjadi penopang lima pilar utama Panca Radin Inten, yaitu Lumbung Radin Inten Digital, Jalan Radin Inten Terhubung, Generasi Emas Radin Inten Cerdas, Benteng Lestari Radin Inten Responsif, serta Radin Inten Maju Bersama. [Purna Herawan | Humas].