UNIVERSITAS BENGKULU

Universitas Bengkulu (Unib) menggelar rapat evaluasi capaian kinerja Triwulan IV Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama Gedung Layanan Terpadu (GLT), Selasa (30/12/2025). Rapat yang dipimpin langsung Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si, ini menjadi forum strategis untuk meninjau kinerja seluruh fakultas, lembaga, dan unit kerja, sekaligus mengevaluasi implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Unib sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kinerja Rektor dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Foto bersama Rektor, para Wakil Rektor, Tim SAKIP, dan para Dekan serta Ketua Lembaga selingkung Unib.(hms1)

Rapat evaluasi diikuti para wakil rektor, dekan, ketua lembaga, kepala biro, serta pimpinan unit penunjang akademik (UPA). Agenda utama diawali dengan pemaparan hasil evaluasi kinerja oleh Tim Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Unib yang dipimpin Dr. Muhammad Mustopa Romdhon, S.P, M.Si, kemudian dilanjutkan diskusi yang dipandu Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Ashar Muda Lubis, S.Si, M.Sc, Ph.D.

Dalam sambutannya, Rektor Unib menyampaikan apresiasi kepada seluruh fakultas, lembaga, dan unit penunjang akademik atas kinerja optimal yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa meskipun Unib menghadapi kebijakan efisiensi anggaran serta dinamika pergantian kepemimpinan di tingkat universitas dan beberapa fakultas pada triwulan akhir 2025, capaian kinerja secara umum tetap berada pada jalur yang sangat baik.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata saat menyampaikan arahan dan harapan.(foto:hms1)

“Evaluasi ini menjadi cerminan kinerja kita bersama. Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan transisi kepemimpinan, seluruh fakultas dan lembaga tetap mampu mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil evaluasi diri, Unib kembali mempertahankan predikat kinerja A sebagaimana tahun sebelumnya,” ujar Prof. Indra.

Ke depan, Rektor berharap capaian positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama menghadapi perubahan indikator kinerja pada tahun 2026 yang sejalan dengan penyesuaian IKU universitas dalam Perjanjian Kinerja Rektor dengan Kemdiktisaintek yang akan ditetapkan dalam waktu dekat.

Berdasarkan laporan Tim SAKIP, capaian kinerja Triwulan IV Tahun 2025 menunjukkan hasil yang membanggakan. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Teknik (FT) masing-masing meraih nilai A, sementara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) memperoleh nilai BB.

Tim SAKIP Unib saat menyampaikan hasil evaluasi kinerja triwulan IV tahun 2025.(foto:hms1)

Untuk unit kerja dan lembaga, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) meraih nilai AA. Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) juga memperoleh nilai AA, sementara Biro PKU meraih nilai BB.

Secara keseluruhan, capaian kinerja fakultas dan lembaga tersebut berkontribusi signifikan terhadap capaian kinerja Universitas Bengkulu pada Triwulan IV Tahun 2025 yang kembali meraih predikat A dengan skor 83,20.

Selain kinerja akademik dan kelembagaan, laporan Tim SAKIP juga mencatat kinerja keuangan Unib yang menunjukkan progres sangat baik. Sejumlah indikator bahkan melampaui target yang ditetapkan, di antaranya margin EBITDA yang mencapai 125 persen, Indeks Akurasi Proyeksi Pendapatan dan Belanja BLU sebesar 142 persen, Modernisasi Pengelolaan BLU mencapai 100 persen, serta Indeks Peningkatan Efisiensi Layanan BLU yang mencapai 125 persen.

Sementara itu, untuk capaian IKU dalam Perjanjian Kinerja Rektor Unib Tahun 2025, hanya dua indikator yang masih memerlukan perhatian dan optimalisasi lebih lanjut sebelum laporan final disampaikan ke kementerian, yakni IKU 1 dan IKU 2. Adapun IKU 3 hingga IKU 8 seluruhnya berhasil melampaui target dengan capaian nilai AA.

Suasana diskusi para pimpinan Unib menyikapi hasil evaluasi kinerja triwulan IV tahun 2025.(foto:hms1)

Delapan IKU tersebut meliputi persentase lulusan yang berhasil bekerja, melanjutkan studi, atau berwirausaha (IKU 1); persentase mahasiswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran di luar program studi atau meraih prestasi (IKU 2); persentase dosen yang berkegiatan tridharma di perguruan tinggi lain, industri, atau membimbing mahasiswa di luar program studi (IKU 3); persentase dosen bersertifikat kompetensi atau pengajar dari kalangan praktisi (IKU 4); keluaran dosen yang memperoleh rekognisi internasional atau diterapkan oleh masyarakat dan industri (IKU 5); jumlah kerja sama per program studi (IKU 6); penerapan metode pembelajaran berbasis studi kasus atau proyek (IKU 7); serta persentase program studi yang memiliki akreditasi atau sertifikasi internasional (IKU 8).

Di bidang tata kelola lainnya, yaitu persentase fakultas yang membangun Zona Integritas dengan indikator pada Tahapan Penilaian Perguruan Tinggi Negeri (TPPTN) dan disubmit ke Tahapan Penilaian Satuan Kerja (TPSK), pada tahun 2025 ini Universitas Bengkulu juga telah melampaui target dengan nilai AA.

Dengan capaian tersebut, Unib optimistis dapat terus menjaga kinerja institusi secara berkelanjutan dan adaptif dalam menghadapi tantangan serta kebijakan baru di tahun 2026. [Purna Herawan | Humas].