Pembukaan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bengkulu (Unib) Tahun 2026 berlangsung semarak di Stadion Universitas Bengkulu, Senin (3/8/2026). Sebanyak 4.875 mahasiswa baru mengikuti prosesi penyambutan yang ditandai dengan pemukulan dol secara simbolis oleh Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, serta pertunjukan spektakuler 19 formasi papermob yang memukau ribuan peserta dan tamu undangan.



Rektor dan para Wakil Rektor serta Ketua dan Sekretaris Senat Unib memukul dol secara simbolis sebagai tanda pembukaan PKKMB Unib 2026.(foto:hms1)
Suasana stadion berubah menjadi lautan warna ketika ribuan mahasiswa baru secara serempak mengangkat lembaran kertas berwarna membentuk berbagai gambar, logo, dan tulisan yang sarat makna. Kreativitas tersebut menjadi salah satu daya tarik utama pembukaan PKKMB tahun ini yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Unib TV.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, para Dekan, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA), serta tamu undangan dari berbagai mitra Universitas Bengkulu.
Sebagai simbol resmi diterimanya mahasiswa baru menjadi bagian dari sivitas akademika Universitas Bengkulu, Rektor bersama para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat, serta para Dekan memasangkan jaket almamater dan topi kepada perwakilan mahasiswa baru. Prosesi tersebut kemudian diikuti secara serentak oleh seluruh peserta PKKMB di Stadion Unib.



Rektor dan Ketua Senat Unib serta para Dekan melakukan pemasangan almamater dan topi kepada perwakilan mahasiswa baru dalam kegiatan PKKMB 2026.(foto:hms1)
Meski tahun ini tidak mengusung pemecahan rekor MURI sebagaimana beberapa tahun sebelumnya, pembukaan PKKMB 2026 tetap berlangsung meriah dan penuh makna. Sebanyak 19 formasi papermob ditampilkan dengan beragam pesan edukatif, kebangsaan, lingkungan, dan kemanusiaan.
Formasi tersebut antara lain menampilkan angka satu, dua, tiga, tulisan START, logo Universitas Bengkulu, logo dan tulisan AKSARA ULU, ucapan “Selamat Datang Rafflesia Muda”, peta Provinsi Bengkulu, gambar toga dengan pesan Bertumbuh, Belajar, Berdampak, ajakan Junjung Tinggi Demokrasi, semboyan Fiat Justitia, kampanye Menjaga Bumi yang Berharga, komitmen Unib Menolak Penyimpangan dan Pelecehan, semangat Menuju Indonesia Emas 2045, solidaritas Pray for Aceh, pesan kemanusiaan Stop Genocide, gambar Burung Garuda dengan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, kampanye Take Actions, Recycle Now, hingga penutup “Sampai Jumpa Rafflesia Muda.”
Selain papermob, panitia juga menghadirkan plasmob yang melibatkan maskot AKSARA ULU PKKMB 2026, seekor gurita raksasa bernama Nauta, yang tampil menghibur peserta melalui pertunjukan interaktif dan tarian bersama.



Rektor dan para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat, para Dekan dan Ketua Lembaga serta Ketua UPA berfoto bersama dengan ribuan mahasiswa baru Unib.(foto:hms1)
Ketua Panitia PKKMB 2026, Dr. Yar Johan, S.P, M.Si, menjelaskan bahwa PKKMB merupakan gerbang awal perjalanan mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Bengkulu. Tema yang diusung tahun ini adalah Melesat Penuh Makna: Raflesia Muda Tumbuh Sebagai Tonggak Peradaban yang Berdampak dan Berkelanjutan.
“Kegiatan ini diawali dengan Festival AKSARA ULU yang sukses dilaksanakan pada 1 Agustus 2026. Hari ini merupakan puncak PKKMB tingkat universitas yang berlangsung selama dua hari, kemudian dilanjutkan PKKMB tingkat fakultas pada 5 hingga 8 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini mahasiswa diperkenalkan dengan atmosfer kampus, budaya akademik, nilai-nilai universitas, serta kehidupan kemahasiswaan yang inklusif dan dinamis,” ujarnya.



Rektor Unib, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, serta Ketua Panitia Pelaksana PKKMB Unib 2026 saat menyampaikan sambutan.(foto:hms1)
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Agustin Zarkani, S.P, M.Si, Ph.D, menegaskan bahwa PKKMB merupakan momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mulai beradaptasi sekaligus membangun karakter sebagai calon pemimpin masa depan.
“Universitas Bengkulu adalah rumah besar ilmu pengetahuan, tempat kalian akan tumbuh, ditempa, dan dibentuk menjadi insan yang berpikir kritis, berintegritas, serta mampu menjadi penggerak perubahan. Kami hadir untuk membimbing dan mendampingi proses itu hingga kalian berhasil,” katanya.
Prof. Agustin menjelaskan bahwa sejak hari pertama menjadi mahasiswa, terdapat tiga karakter utama yang harus ditanamkan kepada seluruh mahasiswa Universitas Bengkulu.
Karakter pertama adalah unggul. Menurutnya, mahasiswa baru merupakan insan-insan terpilih yang berhasil melewati proses seleksi ketat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Bengkulu. Karena itu, mereka harus terus mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperkaya pengalaman melalui organisasi kemahasiswaan, kegiatan ilmiah, pengembangan minat dan bakat, serta berbagai prestasi.



Rektor dan para Wakil Rektor serta para Dekan menari bersama Maskot PKKMB 2026 bernama Nauta.(foto:hms1)
Karakter kedua adalah berbudaya. Keunggulan akademik, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan etika, moral, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya sebagai fondasi utama peradaban.
Sedangkan karakter ketiga adalah memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Mahasiswa dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, menguasai ilmu pengetahuan, serta memiliki kemampuan berkolaborasi dan berinovasi.
“Ketiga karakter tersebut akan mulai dibangun melalui rangkaian PKKMB ini, mulai dari pembentukan disiplin, semangat belajar, kolaborasi, kreativitas, hingga kepemimpinan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, menegaskan bahwa PKKMB dan Festival AKSARA ULU bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan proses awal pembentukan identitas mahasiswa sebagai bagian dari sivitas akademika Universitas Bengkulu.

Rektor berharap ribuan mahasiswa baru tahun 2026 dapat tumbuh, unggul dan berdampak.(foto:hms1)
“Sesuai dengan tema kegiatan tahun ini, kami berharap seluruh mahasiswa Universitas Bengkulu dapat tumbuh menjadi insan yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam integritas, serta mampu menghadirkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Bengkulu.
“Mulai hari ini kalian bukan hanya menyandang status sebagai mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Bengkulu. Jagalah nama baik almamater, hormati sesama, bangun empati, dan rajut persahabatan tanpa memandang perbedaan,” pesannya.



Rektor Unib foto selfie bersama para mahasiswa baru.(foto:hms1)
Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan setiap kesempatan selama menempuh pendidikan di Universitas Bengkulu sebagai proses untuk terus belajar dan bertumbuh.
Mengutip pemikiran Albert Einstein, Rektor mengingatkan bahwa tujuan utama pendidikan bukan semata mengejar kesuksesan, melainkan menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi orang lain. “Jangan berusaha menjadi orang yang sukses, tetapi berusahalah menjadi orang yang bernilai.”
“Mudah-mudahan seluruh mahasiswa baru Universitas Bengkulu dapat belajar dengan sungguh-sungguh, meraih prestasi terbaik, dan kelak menjadi insan yang memberikan nilai serta manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan,” tutup Rektor. [Purna Herawan | Humas].









Tangkapan layar drone yang ditayangkan pada live streaming akun Unib Tv, menampilkan beberapa hasil kreativitas papermob yang dilakukan bersama-sama oleh 4.875 mahasiswa baru Unib 2026.(foto:ist-hms)



Ribuan mahasiswa baru Unib saat melakukan aksi papermob di stadion Unib.(foto:hms1)



Ribuan mahasiswa baru tampak semangat dan gembira ria telah berhasil melaksanakan aksi papermob.(hms1)




Panas trik matahari tidak menyurutkan semangat dan kegembiraan para mahasiswa baru mengikuti rangkaian acara PKKMB tingkat universitas di stadion Unib.(foto:hms1)