Total Pengunjung
    12918009

    Pengunjung hari ini : 1
    Hits hari ini : 133
    Total hits : 628862
    Pengunjung online : 1
Riwayat Singkat Tiga Profesor Unib yang Baru Dikukuhkan
Posted by : Humas Unib Rabu, 05 Desember 2012 - 16:29:34 WIB

RABU pagi 5 Desember 2012, sejumlah karangan bunga berukuran raksasa terpajang di berbagai sudut gedung rektorat Unib. Karangan bunga dari berbagai institusi maupun individu itu berisi ucapan selamat atas pengukuhan tiga guru besar Unib yang berlangsung di ruang rapat utama rektorat. Iya, saat ini Unib sebagai perguruan tinggi terbesar di Provinsi Bengkulu telah memiliki 30 profesor/guru besar. Tiga dari 30 orang itu baru dikukuhkan dalam rapat paripurna terbuka senat Unib.

Siapa ketiga guru besar yang baru dikukuhkan itu ? Berikut riwayat singkatnya yang berhasil dihimpun Tim Humas Unib. Pertama, Prof. Dr. agr. Johan Setianto. Ia adalah dosen tetap pada Fakultas Pertanian Unib dan menjabat sebagai Ketua Program Pascasarjana Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (S2 PSL).

Prof. Johan lahir di Yogyakarta, 6 Januari 1962. Ia adalah anak ke 2 dari 8 bersaudara, putra pasangan Bapak H. Djamhuri Purwoatmodjo dan Hj. Siti Bandijah (Alm). Profesor dalam bidang Ilmu Produksi Ternak Unggas ini memiliki satu orang istri Elly Kardiani, SH dan telah dikaruniai dua orang putra yaitu Rachman Winarto yang sekarang berstatus mahasiswa Business Information System, University Teknologi Petronas Malaysia dan Ilham Handianto yang sekarang menjadi siswa SMA Negeri 5 Kota Bengkulu.

Jenjang pendidikan SDN, SMPN dan SMAN, ditamatkan Johan Setianto di Fakfak Irian Jaya. Pada tahun 1985 Ia memperoleh gelar S1 dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Madah, Yogyakarta. Kemudian tahun 1994 Johan memperoleh gelar doktor der agrarwissenshaft (Dr. agr) dalam bidang Poultry Management setelah mengenyam pendidikan di universitas Bonn, Jerman.

Selain pendidikan formal, Prof. Johan juga telah banyak mengikuti pendidikan non formal baik di dalam maupun luar negeri, diantaranya di University of Waterloo – Kanada, University of Ottawa, University of Guelph, University of Victoria, Carlton University dan Mc Gill University, dan pelatihan singkat di Cornell University dan Alfred University – Amerika Serikat.

Johan Setianto meniti karier sebagai dosen di Fakultas Pertanian Unib sejak tahun 1986. Selain sebagai dosen, jabatan yang pernah dan sedang diemban, diantaranya sebagai Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan selama dua periode (1996-2005), Ketua Program Pascasarjana PSL Unib (2007-2012), Anggota Senat Universitas Bengkulu, dan sebagai Asesor Dikti untuk Sertifikasi Profesi Dosen (2009-sekarang).

Kemudian di Forum Rektor Indonesia, Johan Setianto pernah dipercaya sebagai Ketua Simpul Bengkulu Yayasan Pengembangan Sumberdaya Manusia (1999-2004), Sekretaris Pelaksana Forum Rektor Indonesia (2002-2003) dan Direktur Eksekutif Simpul Bengkulu Yayasan Pengembangan Sumberdaya Manusia Forum Rektor Indonesia (2004-2005).

Di lingkup pemerintahan, Johan pernah menjadi Wakil Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dan Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu. Serta di lingkung internasional, Johan pernah menjadi Wakil Negara Indonesia di Badan Kerjasama Asia-Eropa/Asia-Europe Meeting (ASEM) Education Secretariat di Bonn, Jerman. Dalam kapasitasnya sebagao dosen, Ia telah mengunjungi 15 negara.

Prof. Johan pernah mendapat penghargaan dari Ditjen Dikti Depdiknas sebagai penulis jurnal internasional dan penghargaan Rektor Unib sebagai penulis jurnal dan penulis buku. Tulisannya banyak tersebar di berbagai jurnal, majalah dan surat kabar. Untuk pengalaman pengabdian pada masyarakat, Johan sudah lebih 47 kegiatan sebagai ketua maupun narasumber.

Kedua, Prof. Dr. Ir. Masdar, M.Sc. Profesor satu ini juga merupakan dosen tetap pada Fakultas Pertanian Unib. Ia lahir di Simpang, Kec. Bonjol, Kabupaten Pasaman, 2 April 1960. Anak pertama dari tiga bersaudara putra Bapak M. Basryir dan Ibu Syamsimar itu menikah dengan Dra. Erniati, M.Pd, Si dan telah dikaruniai tiga orang putra yaitu NS. Haifa Wahyu, S.Kep, Hadi Syukria dan Hafzatin Nurlatifa.

Prof. Masdar menamatkan pendidikan formal SD Negeri 3 Simpang Kec. Bonjol, Pasaman tahun 1972. Kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri Kumpulan Kec. Bonjol, Pasaman (1975), dan SMA Negeri I Bukit Tinggi (1979). Pada tahun 1985, Prof. Masdar meraih gelar Sarjana dari Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang. Dan pada tahun 1999 memperoleh gelar Master of Science dari Missisipi Satae University, USA, serta tahun 2007 memperoleh gelar Doktor dari Universitas Andalas, Padang.

Karier sebagai dosen Fakultas Pertanian Unib diawali Prof. Masdar tahun 1986. Selain dosen, Ia juga pernah mengemban berbagai jabatan, antara lain sebagai Sekretaris KKN Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Anggota ICMI Bengkulu, Pengurus Besar dan Dewan Pakar Serikat Tani Islam Indonesia Bengkulu, sebagai Tim Inisiasi Dewan Riset Daerah Bengkulu dan pernah juga menjabat sebagai pengurus Perbasi Bengkulu.

Dalam kapasitasnya sebagai dosen, Prof. Masdar pernah mengikuti 62 acara seminar/simpsium/lokakarya baik nasional maupun internasional. Ia juga telah banyak menulis dan mempublikasikan 50 karya ilmiah. Dalam hal pengabdian pada masyarakat, Prof. Masdar sudah 20 kegiatan sebagai narasumber.

Ketiga, Prof. Dr. Endang Widi Winarni, M.Pd. Ia lahir di Slemen 4 September 1960, anak ketiga dari delapan bersaudara, putri Bapak Mukmin Widi Harjo (Alm) dan Ibu Wiyati. Profesor bidang Ilmu Pendidikan Biologi itu menikah dengan Sidi Karyono dan telah dikaruniai empat orang putra dan putri.

Prof. Endang menamatkan pendidikan formal di SD Negeri Ngemplak (1973), SMP Negeri dan SMA Negeri Slemen pada 1976 dan 1980. Kemudian tahun 1986 memperoleh gelar Sarjana dari IKIP Yogyakarta, tahun 1996 menyandang gelar Magister Spesialisasi Ilmu Pengetahuan Alam dari IKIP Bandung, dan tahun 2006 memperoleh gelar Doktor dari Universitas Malang.

Tahun 1987 merupakan tahun pertama Prof. Endang mengawali karier sebagai dosen FKIP Universitas Bengkulu. Dalam perjalanannya, selain sebagai dosen Prof. Endang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Prodi FMIPA Unib (2003), Sekretaris Panitia Sertifikasi Guru Rayon 3 Provinsi Bengkulu (2006-2007), Sekretaris Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unib (1997-2001), Ketua PPL FKIP Unib (2007-2009), Anggota Badan Akreditas Provinsi Bengkulu untuk sekolah/madrasyah, Ketua Tim Penyusun Proposal BIA Bermutu Unib, Ketua Bengkulu Kota Pelajar Diknas Kota Bengkulu, dan sebagai Fasilisator Program Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan, Dikti.

Kurun waktu enam tahun terakhir, Prof. Endang telah menghasilkan 32 judul penelitian. Kemudian Ia memiliki pengalaman penulisan artikel ilmiah dalam jurnal sebanyak 20 buah, pengalaman penulisan buku dan bahan ajar sebanyak 8 buku, telah mengikuti 73 acara penatara, seminar, lokakarya dan workshop, dan memiliki pengalaman 10 kegiatan pengabdian pada masyarakat.

Selamat kepada ketiga Profesor/Guru Besar Unib yang baru dikukuhkan, semoga ke depan Unib semakin maju dan mampu mewujudkan cita-cita sebagai perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University) pada 2025.[hms1]




PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIB 2014

Pola penerimaan mahasiswa baru Universitas Bengkulu melalui SNMPTN, SBMPTN dan SPMU tahun 2014 mengalami perubahan yang cukup mendasar. Silahkan Buka Situs SNMPTN,SBMPTN dan SPMU di SNMPTN 2014, SBMPTN 2014, SPMU 2014