.
Home » Berita Umum » Puncak Dies Natalis Ke-35, Orasi Ilmiah Disampaikan Dosen Peneliti UNIB
Puncak Dies Natalis Ke-35, Orasi Ilmiah Disampaikan Dosen Peneliti UNIB

Puncak Dies Natalis Ke-35, Orasi Ilmiah Disampaikan Dosen Peneliti UNIB

PUNCAK peringatan dies natalis ke-35 Universitas Bengkulu digelar dalam bentuk Rapat Paripurna Istimewa Senat Universitas dengan agenda mendengarkan Orasi Ilmiah dan Pidato Rektor. Acara ini dihadiri para anggota senat, para guru besar, pimpinan UNIB, para unsur Muspida Provinsi, dan undangan dari berbagai lapisan masyarakat, Selasa (2/5/2017) di ruang rapat utama gedung rektorat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menghadirkan pembicara kehormatan dari kementerian atau rektor dari universitas lain, kali ini orasi ilmiah disampaikan oleh Dosen Peneliti dari kalangan UNIB sendiri, yaitu Dr. Ir. Dwi Wahyuni Ganefianti, M.S.

Hal ini tidak mengurangi makna puncak dies natalis, karena materi yang dipaparkan Dr. Dwi Wahyuni dalam orasi ilmiahnya juga tak kalah penting, yaitu tentang Penelitian dan Pengembangan Tanaman Berpotensi HaKi.

Dr. Dwi Wahyuni merupakan salah satu dosen peneliti berprestasi yang telah banyak melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah yang terpublikasi di jurnal nasional maupun internasional. Dan beberapa karyanya telah memperoleh/sedang memproses perlindungan atas Hak Kekayaan Intelektual (HaKi) dari lembaga berkompeten.

Staf pengajar/dosen yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Pertanian UNIB ini merupakan anak dari Bapak Ansyori Bakar dan Ibu Halimah Djamil. Dia adalah perempuan kelahiran Curup, 14 November 1963. Suaminya bernama Ir. Sorjum Ahyan, MT dan atas perkawinannya, telah dikaruniai dua orang anak yaitu Wahyu Sofitriza A dan Soraya Dwi Khairunnisa.

Berdasarkan riwayat pendidikan, Dwi Wahyuni Ganefianti mendapat gelar Insiyur (Ir) setelah tamat program sarjana (S1) di Universitas Bengkulu tahun 1982-1987. Kemudian gelar S2 dan S3 (MS dan Dr) didapatnya setelah menyelesaikan studi di Institut Pertanian Bogor (IPB) Konsentrasi Bidang Agronomi (Pemuliaan Tanaman) pada tahun 1988-1991 dan 2006-2010.

Berkat dedikasi dan perjuangannya dalam bidang penelitian, Dwi Wahyuni Ganefianti pernah menyandang berbagai penghargaan, antara lain penghargaan sebagai Penulis Enam Belas Makalah Terbaik Kategori Nasional Terakreditasi Beraspirasi Internasional (2009), Lulusan Terbaik Program Doktor SPs Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB (2010), Mengembangkan Varietas Cabai Unggul, UNIB C GTS1 dan UNIB K GDS (2011), dan terakhir tahun 2016 meraih penghargaan atas karya ilmiah internasional.

Dwi Wahyu G mulai aktif melakukan penelitian dan menghasilkan karya imliah sejak tahun 2004 dan banyak sekali pengalaman penelitian dan pengabdian masyarakat yang didapatkannya. Selain dalam negeri, Dia juga memiliki segudang pengalaman terlibat dalam seminar dan kegiatan akademik berskala internasional.

Karyanya yang telah memperoleh dan sedang proses HaKi, yaitu Varietas Tanaman Cabai UNIB C GTS1, Varietas Kedelai UNIB K GDS1, Varietas Cabai UNIB C H43, Varietas Cabai UNIB C H23, Varietas Cabai Dwiguna UNIB, Varietas Cabai UNIB C H73, Varietas Cabai UNIB C H13, Varietas Anggrek Tanah UNIB ASMARA, dan Hak PVT Cabai Keriting UNIB C GTS1.

Selain itu, Dia juga telah menulis dua buah buku masing-masing berjudul “Penuntun Praktikum Pemuliaan Tanaman” yang ditulis bersama dosen lainnya yaitu Dotti Suryati, M. Chozin, M. Taufik dan Alnopri (2010), dan buku berjudul “Penuntun Praktikum Teknik Pemuliaan Tanaman” yang disusun bersama M. Chozin, Atra Romeida dan Rustikawati (2013).

Orasi ilmiah yang disampaikan Dr. Dwi Wahyuni di hadapan rapat paripurna senat universitas UNIB berjudul “Manajemen Plasma Nutfah/Sumber Daya Genetik, Penelitian dan Pengembangan Tanaman Berpotensi HaKi. Judul tersebut relevan dengan tema peringatan dies natalis ke-35 UNIB yaitu “Reputasi Akademik untuk Kejayaan Bangsa.”

Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas Bengkulu, Prof. Ir. Alnopri, M.S dan dihadiri para dosen, para mahasiswa dan puluhan undangan lainnya. Setelah mendengarkan orasi ilmiah, agenda rapat terbuka senat universitas ini diakhiri dengan pidato rektor yang disampaikan langsung oleh Dr. Ridwan Nurazi, M.Sc.[Penulis : Purna Herawan. Foto : Ngamarudin].

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates