.
Home » Berita Umum » Rektor Pantau Ujian SPMU
Rektor Pantau Ujian SPMU

Rektor Pantau Ujian SPMU

REKTOR Universitas Bengkulu, Dr. Ridwan Nurazi, M.Sc didampingi para Wakil Rektor, Kepala Biro, dan para Dekan selingkung UNIB, melakukan pemantauan langsung ke lokasi ujian seleksi mahasiswa baru jalur mandiri yang disebut Seleksi Penerimaan Mahasiswa Universitas Bengkulu (SPMU), Rabu (27/7/2016).

IMG_9739

Lokasi ujian tertulis menggunakan lima gedung yaitu Gedung Kuliah Bersama 1 (GKB I) sebanyak 13 ruangan, Gedung Kuliah Bersama 2 (GKB II) sebanyak 24 ruangan, Gedung Kuliah Bersama 3 (GKB III) sebanyak 24 ruangan, Gedung Kuliah Bersama 4 (GKB IV) sebanyak 18 ruangan dan Gedung Serba Guna (GSG).

Proses ujian tertulis diawali Kelompok SAINTEK yang dimulai pukul 07.30 WIB, dan berdasarkan pantauan Tim Humas, satu per satu gedung tempat ujian didatangi dan ditinjau langsung oleh rektor beserta rombongan dan hingga pemantauan selesai, tidak ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan ujian SPMU tahun 2016 ini.

IMG_9745Sekretaris Panitia SPMU, Bustanuddin Lubis menjelaskan, pemantauan oleh rektor dan para dekan ini untuk memastikan bahwa seluruh proses ujian dapat berjalan tertib, lancar tanpa gangguan dan hambatan berarti.

“Seluruh gedung tempat tes sudah ditinjau langsung oleh pimpinan. Sejauh ini tidak ada hambatan, semua berjalan tertib dan lancar. Di masing-masing ruangan kita melihat para pengawas bekerja maksimal dan tidak menemukan hal-hal mencurigakan yang dilakukan peserta seperti aksi perjokian dan lain sebagainya,” ujar Sekretaris Panitia, Bustanuddin Lubis.

Dijelaskan Bustanuddin Lubis, total pendaftar SPMU tahun ini sebanyak 2400 orang, tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. Rincian pendaftar, untuk Kelompok SAINTEK 680 orang, Kelompok SOSHUM 1270 orang, dan Kelompok Campuran 450 orang.

IMG_9775

Melalui seleksi jalur mandiri ini, para peserta akan memperebutkan kuota 30 persen dari 3.600 kursi calon mahasiswa baru UNIB tahun ajaran 2016/2017 atau sekitar sebanyak 1.200 calon mahasiswa baru.

Peluang para peserta untuk lulus melalui jalur mandiri ini cukup besar karena pilihannya cuma satu yaitu UNIB dan boleh memilih empat jurusan atau program studi yang diminati dari 35 jurusan atau program studi Sarjana (S1) dan Diploma (D3) yang ada di UNIB.

Khusus peserta yang memilih Program Studi Kedokteran dan Program Studi Keolahragaan (Penjaskes) diwajibkan mengikuti tes psikotes, kesehatan dan keterampilan yang dijadwalkan 28 Juli (besok, red).

IMG_9777

Hasil ujian ini dijadwalkan akan diumumkan tanggal 30 Juli dan peserta yang lulus diwajibkan mendaftar ulang sekaligus membayar biaya Sumbangan Pengembangan Fasilitas (SPF) yang masing-masing program studi jumlahnya bervariasi dengan angka minimal Rp.2.000.000 untuk Diploma (D3) dan minimal Rp.5 juta untuk program Sarjana (S1).

IMG_9774

Seleksi jalur mandiri yang disebut SPMU ini merupakan jalur terakhir penerimaan mahasiswa UNIB untuk program reguler setelah sebelumnya sukses melaksanakan jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dengan menerima calon mahasiswa baru sebanyak 40 persen dari kouta, dan jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dengan menerima calon mahasiswa baru sebanyak 30 persen dari kouta.

Berdasarkan pengamatan Tim Humas, selain melihat langsung pelaksanaan tes SPMU, kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh rektor untuk melihat secara dekat kondisi bangunan dan fasilitas pembelajaran di masing-masing gedung. Bahkan rektor juga mengecek kondisi meja dan kursi di masing-masing ruangan, mengecek WC, tempat parkir kendaraan dan prasarana lainnya untuk memastikan bahwa semua fasilitas berfungsi dengan baik.

Jika menemukan fasilitas yang rusak, Rektor langsung mengkonfirmasi ke kepala biro dan bagian perlengkapan untuk selanjutnya dimasukkan dalam agenda perbaikan. [Penulis : Purna Herawan. Foto : Ngamarudin]

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates